logo


Apa Kabar Satagas Hamzanwadi Loteng?

Berikut penjelasanya
245 View

Apa Kabar Satagas Hamzanwadi Loteng?

TAJUKLOMBOK. COM - Apa kabar Satgas Hamzanwadi Loteng? Setahun sudah berlalu dari sejak digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Satuan Tugas (Satgas) Hamzanwadi Lombok Tengah namun belum nampak ada kegiatan riil yang telah dilaksanakan.

Tak tanggung-tanggung, Musda tersebut mengusung tema “Meningkatkan peran aktif Satgas Hamzanwadi dalam mengembangkan Islam Washatiyah” yang bersetting di Ponpes Sabilurrosyad NW Barabali, tepatnya hari Ahad (16/02/2020) silam.

Dilihat dari tema, memang sungguh indah dan mempesona kalimatnya. Pilihan diksinya membuat siapapun yang membacanya akan serasa diawang-awang, tapi karena terlalu membubung di udara semuanya jadi bergelayut di angkasa sehingga tak mampu membumi dan pada akhirnya tak satu pun program terlaksana karena habis menguap di udara tak berbekas.

Padahal, jika kita menulusuri statemen pimpinan, seperti yang disampaikan Komando Satgas H. Djamaludin beberapa waktu lalu, maka tidak ada peluang bagi Satgas Hamzanwadi Lombok Tengah untuk vakum.

"Satgas harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebijakan-kebijakan organisasi," ungkap H. Djamaluddin seperti dikutip dari LOMBOKita.

Namun, pernahkah kita melihat Satgas Hamzanwadi Loteng mengawal kebijakan organisasi? Contoh kecil pamflet. Dimana kita tahu saat pandemi sekarang ini, pamflet PB NWDI Tuan Guru Bajang yang menghimbau 5 M dan wajib masker bertebaran di dunia online maupun offline. Adakah Satgas Hamzanwadi Loteng mendukungnya?

Atau pernahkah kita lihat Satgas Hamzanwadi Loteng mengawal Program PD NWDI Loteng?

Bahkan dalam hal sosial kemasyarakatan seperti pemakaman (hal yang dibutuhkan jamaah NWDI sehari-hari:red) maupun saat tokoh NWDI meninggal, Satgas Hamzanwadi Loteng menghilang seperti ditelan bumi.

Memang, menjalankan roda organisasi tentunya akan menemui halangan dan rintangan. Sebuah organisasi yang matang dan berpengalaman, membekali para kadernya dengan cara-cara menghindari, menghadapi, dan menyelesaikan permasalahan yang ditemui.

Adapun resep obat yang bisa kami tawarkan adalah duduk bersama memikirkan masa depan organisasi harusnya berjalan kemana, atau ada inisiator yang harus merubahnya, dan siap dengan tekanan dari sekitar, karena bisa saja inisiator ini dari luar sebuah organisasi tersebut atau alumni organisasi sebelumnya. (TL/Red).