logo


Asa Ekonomi Desa Di Jalur Petani Kopi

Berikut penjelasanya
525 View

Asa Ekonomi Desa Di Jalur Petani Kopi

TajukLombok.Com -Kepala Desa Suela, Lombok Timur Pak Eko (Rosyidi) turun blusukan ukur jalan tani sepanjang 1,2 Kilometer di kawasan Tani Kopang, Serempakan, Dusun Cempaka.

Di kawasan tersebut, petani kopi, cengkeh dan coklat kesulitan memasukkan truk pengangkut hasil panen karena jalan sempit dengan lebar 3 meter.

Amaq Sna RT 11, Dusun Cempaka sepakat dan petani yang tanahnya masuk pelebaran 5 meter. "Jari molahta (demi kebaikan kita)," ujarnya.

Sebelumnya, seluruh petani yang memanfaatkan jalan tersebut sudah membubuhkan tandatangan sebagai bentuk persetujuan pelebaran yang dikomandoi oleh Amaq Sna dan diskusi Pemdes Suela.

Hadir di saat diadakannya pengukuran, Kamis (20/9/2018) sore itu, Sekretaris Desa Suela Muhammad Hirsan, Bakal Kepala Dusun Cempaka Pak Imbang, Kepala Urusan Pembangunan  Bustanul Arifin, Kaur Keuangan Khaerul Muhtadi, Kaur Kesejahteraan Sosial Bambang Hilmawan dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Kades Suela, pelebaran 5 meter dengan panjang 1,2 kilometer itu menggunakan alat berat. "1 jam Rp 1.50 ribu untuk kita sewa alat berat. Itu sama dengan yang dekat dan yang jauh. Kota Selong dan Desa Suela juga sama," ujarnya.

Pengukuran dilakukan dengan patok pada tiap-tiap jarak 50 meter. Dari pukul 15.45 sampai dengan pukul 18 34 Wita.  "Cobak ta lemaan. Wah peteng ne. (Coba kita lagian. Sudah magrib ini)," ujar Amaq Aeni warga setempat saat jalan pengukuran tinggal 20 persen. (cr/Bambang_H)