logo


Awali Tahun Baru, Kapal Pesiar Sun Princess Kembali Nyandar di Gili Mas

Berikut penjelasanya
357 View

Awali Tahun Baru, Kapal Pesiar Sun Princess Kembali Nyandar di Gili Mas
Kapal pesiar Sun Princess saat bersandar di Gili Mas 2019 lalu_doc. FB Sulthoni Wiriya

TAJUKLOMBOK. COM - Kapal pesiar MV Sun Princess singgah perdana diawal tahun ini di Gili Mas Lembar, Kamis, 2 Januari 2020. Kapal berukuran besar itu membawa 2.107 wisatawan dan 807 kru tersebut bertolak dari Semarang.

Rencananya kapal yang ketiga kalinya singgah di Gili Mas sejak dibuka perdana tahun lalu tersebut akan singgah ke Benoa. Kedatangan tamu Kapal pesiar ini pun disambut oleh GM Pelindo Baharudin bersama jajaran, Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Wayan Sugiana serta pihak KSOP Lembar.

Penyambutan wisatawan ini diiringi tarian dan musik tradisional, wisatawan dari berbagai Negara tersebut terlihat kagum melihat atraksi kesenian khas Lombok tersebut. Banyak diantara mereka mengambil gambar atraksi musik dan seni untuk diabadikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, Bersama Kapolres AKBP Bagus S.Wibowo, S.I.K, Ketua DPRD Hj. Nurhidayah dan GM Pelindo beserta rombongan meninjau langsung diatas Kapal MV. Sun Princess.

“Semua penumpang Kapal pesiar 2.107 turun, mereka berkunjung ke sejumlah daerah wisata di Lombok,” terang GM Pelindo.

Dikatakan, dermaga di Pelabuhan Gili Mas Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar Lombok Barat sepanjang 440 meter telah rampung dibangun oleh PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) (PT Pelindo III).

Kapal pesiar dengan panjang lebih dari 300 meter bisa langsung bersandar di dermaga sehingga wisatawan tidak perlu lagi menggunakan sekoci untuk mencapai daratan seperti yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Lembar. Keamanan dan kenyamanan penumpang pun kini lebih terjamin.

Kapal pesiar berbendera Bermuda tersebut berlayar dari Fremantle, Australia dan kali ketiga sandar di dermaga Gili Mas, setelah itu menuju Port Kelang, Malaysia. “Kunjungan kapal pesiar direct call dari luar negeri langsung ke Pulau Lombok ini sangat bagus, menunjukkan antusiasme operator kapal pesiar dan penumpangnya ingin berwisata di Pulau Lombok,” jelas dia.

Di Lombok, para wisatawan akan mengunjungi beberapa objek wisata diantaranya ke Taman Narmada, pusat kerajinan Cukli Sayang- Sayang, Lingsar, Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Museum, Desa pengrajin tenun Sukarara, Desa Sade, kerajinangerabah Banyumulek, dan Mandalika.

“Pelindo III mendukung pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dipersiapkan sebagai kawasan pariwisata unggulan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gili Mas sudah siap mengambil peran sebagai pintu gerbang wisatawan melalui laut,” tambahnya.

Pembangunan terminal penumpang Gili Mas ditargetkan akan selesai pada bulan Februari 2020, sehingga dengan selesainya terminal penumpang, semua pelayanan untuk penumpang kapal pesiar bisa lebih lengkap terlayani. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pengembangan terninal peti kemas.

Sementara itu, Kapolres mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kunjungan ini adalah untuk pastikan kedatangan kapal pesiar dan kegiatan wisatawan berjalan aman dan lancar. Polres Lobar telah siapkan pengamanan yang cukup sesuai kebutuhan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek dibantu personel Polres yang dibantu oleh personel TNI dan petugas dari Pelindo lll.

Kegiatan pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat keamanan yang dalam hal ini adalah Polres Lobar untuk memastikan kunjungan wisata dan tempat-tempat wisata di wilayah hukum Polres Lobar dalam keadaan aman.

Aparat Kepolisian Resort Lombok Barat memberikan jaminan keamanan secara penuh setiap kegiatan wisatawan dan setiap kegiatan yg dilakukan di Dermaga Gili Mas ini ketika kedatangan kapal pesiar menjadi prioritas utama keamanan yang dilakukan Polres Lombok Barat. (SuaraNTB/TL/Red).

Editor: Amaq Auliya

Berita ini sudah tayang di SuaraNTB. Com dengan judul "Awali 2020, Kapal Pesiar Sun Princess Bawa Ribuan Wisatawan ke Lombok"