logo


Bantu Putus Mata Rantai Corona, Pelaku UKM di NTB Bagi-Bagi Masker

Berikut penjelasanya
224 View

Bantu Putus Mata Rantai Corona, Pelaku UKM di NTB Bagi-Bagi Masker
Dokpri

Mataram - Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di NTB tampaknya tidak mau ketinggalan dalam berikhtiar dan membantu sesama guna memutus jaringan virus ganas kiriman dari Wuhan China itu.

Salah seorang pelaku UKM NTB, Haryanto menginisiasi kegiatan sosial dengan mengumpulkan para pelaku UKM untuk membantu masyarakat ditengah pandemi covid-19.

Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk membantu sesama, meski bantuan yang diberikan tidak seberapa, tapi paling tidak dapat bermanfaat bagi penerimanya.

"Kami dari pelaku UKM di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari ini (Ahad, 03/05/2020) membagikan masker kepada masyarakat di beberapa titik sejak pukul 07.15 wita," ungkap Haryanto usai membagikan masker di perempatan lampu merah Pondopo Gubernur - Walikota Mataram didampingi Kabid UKM Dinas Koperasi dan UKM NTB, Chalid.

Pembagian masker ini ujar Haryanto, dilakukan di tiga titik yakni pasar Pagutan dan Pagesangan pada pagi hari, dilanjutkan sore di perempatan lampu merah Pondopo Gubernuran - Walikota Mataram pada jam 16.00 sampai jam 17,30 wita," ujarnya.

Disebutkan, jumlah masker yang dibagikan hari ini sekitar 2300, baik pada masyarakat yang ada di pasar maupun para pengguna jalan raya. Selain membagikan masker, pihaknya juga membagikan sebungkus kurma untuk takjil. 

Haryanto berharap kepada pemerintah daerah untuk membantu para pelaku UKM NTB agar usaha mereka tetap eksis dan lancar. "Kami juga berharap jangan sampai ada oknum calo yang mau mendatangkan masker dari luar NTB karena hal itu berpotensi mematikan UKM di sini," harapnya.

Sementara itu, Kadis Diskop dan UKM NTB, H. Wirajaya Kusuma sangat mengapresiasi inisiatif kegiatan para pelaku  UKM yang mau berbagi di saat mereka juga berjuang untuk memenuhi kebutuhannya pada masa pandemi covid-19.

"Memang sejak awal, Diskop dan UKM NTB telah mengajak para pelaku UKM memproduksi masker non medis untuk kebutuhan masyarakat NTB. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga keberlangsungan usaha mereka," ungkapnya.

Wirajaya Kusuma juga menegaskan, telah mewanti-wanti masuknya droping masker dari luar daerah. "Tidak boleh ada produksi masker dari luar NTB karena memang hajatnya untuk menjaga keberlangsungan UKM di daerah," tegasnya. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya