logo


BMKG Punya Alat Sensor Baru, Ini Penempatannya

Berikut penjelasanya
292 View

BMKG Punya Alat Sensor Baru, Ini Penempatannya
Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Kepala Stasiun Geofisika kelas III Mataram, Agus Riyanto, SP., MM_doc. Humas

TAJUKLOMBOK.COM – Seringnya NTB diguncang gempa membuat BMKG memerlukan alat sensor gempa untuk meningkatkan kinerja BMKG NTB dalam melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di Nusa Tenggara Barat. Untuk tahun 2019 ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) NTB akan mendapatkan tiga alat sensor gempa baru.

Kepala Stasiun Geofisika kelas III Mataram, Agus Riyanto, SP., MM menjelaskan masalah tersebut ketika
melakukan audiensi bersama jajarannya dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (30/4).

Dikatakan, Agus menjelaskan kepada Gubernur bahwa ketiga sensor gempa baru tersebut akan ditempatkan di Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, dan di Tambora, Pulau Sumbawa.

Untuk itu ia meminta dukungan Pemerintah Provinsi NTB, untuk memfasilitasi berupa penyediaan lahan sebagai shelter untuk penempatan ketiga sensor gempa tersebut.

Selain itu Agus juga meminta support dari pemerintah provinsi NTB untuk melakukan sosialisasi rutin kepada masyarakat, tujuanya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di NTB, agar lebih memahami masalah kegempaan.

Ia juga menjelaskan bahwa BMKG NTB telah memiliki sekolah lapang geofisika, saat berada di Selaparang dan rencana juga akan di bangun di Sumbawa. Pembangunan ini bekerjasama dengan BPBD di Kabupaten/Kota setempat.

Menanggapi hal itu, Gubernur NTB akan mendukung penuh terkait dengan program kerja BMKG di NTB, khususnya untuk penyediaan lahan shelter sensor gempa di tiga tempat di NTB. Sedangkan untuk pembangunan sekolah lapan geofisika di Sumbawa, gubernur sangat mendukung.

“Apapun yang dibutuhkan BMKG dalam mendukung kelancaran kinerja, sampaikan kepada kami agar kami dapat fasilitasi dengan segera,” kata Bang Zul. (TL/Karim).