logo


Dengan Adanya Industri Gubernur Berharap Bisa Menjamin Kesejahteraan Rakyat

Berikut penjelasanya
Rabu, 13 Mar 2019, 09:15:39, 217 View

Dengan Adanya Industri Gubernur Berharap Bisa Menjamin Kesejahteraan Rakyat
Gubernur meresmikan sebuah industri Penyulingan cengkeh, yang belokasi di Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat_doc. Humas.

TAJUKLOMBOK.COM - Hasil takkan pernah mengkhianati usaha, kalimat tersebut tak berlebihan jika disematkan pada Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Ikhtiar menghadirkan industri pengolahan di daerah ini mulai nampak setelah enam bulan memimpin NTB. Tepatnya hari ini, Selasa (12/03/2019) Gubernur meresmikan sebuah industri Penyulingan cengkeh, yang belokasi di Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Gubernur menyambut baik hadirnya industri pengolahan hasil pertanian tersebut. Sebab, hadirnya industri tersebut jelasnya selaras dengan visi baru Gubernur dan Wakil Gubernur NTB saat ini.

"Persoalan kita hari ini adalah kemiskinan dan pengangguran, katanya.

Untuk mengatasinya kata Bang Zul adalah dengan membangun sebanyak mungkin industri pengolahan (red). Sehingga nantinya bahan baku hasil pertanian bisa diolah menjadi bahan siap pakai dan bernilai ekonomis ketimbang bahan baku yang masih mentah.

Disisi lain, dengan adanya industri akan bisa menyerap tenaga kerja yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tugas selanjutnya adalah undang masyarakat untuk belajar merakit mesin ini. Bikinkan replikanya, dan serahkan kepada setiap desa di Lombok Utara," ungkap Gubernur di hadapan karyawan dan masyarakat yang hadir.

Ketua JP Institut Ainurrahman yang menjadi inisiator industri tersebut menjelaskan bahwa keberadaan industri ini selaras dengan program pemerintah.

"Yang kami gunakan untuk industri ini adalah limbah cengkeh, sehingga pergram zero waste milik pemerintah tersebut selaras dengan industri ini," katanya.

Dikatakannya, penyulingan minyak cengkeh ini dalam setiap produksi membutuhkan satu ton bahan baku. Dalam sehari kita berproduksi dua kali, sehingga dibutuhkan dua ton sehari.(TL/Karim).