logo


Digugat Warga, Keputusan Kades Kalijaga Selatan Diduga Bermasalah

Berikut penjelasanya
2681 View

Digugat Warga, Keputusan Kades Kalijaga Selatan Diduga Bermasalah
google

TAJUKLOMBOK.COM - Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan Kecamatan Aikmel Kab. Lombok Timur, Menggugat Keputusan Kades Kalijaga Selatan sehubungan dengan rangkaian dan proses penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Kalijaga Selatan yang digelar pada 14 November 2018 lalu.

Hingga hari Rabu (21/11/2018), Pihak Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan melayangkan surat permohonan untuk meminta kepada Pihak Kecamatan Aikmel agar melakukan penundaan pelantikan yang sudah direncanakan akan di gelar pada hari Kamis (22/11/2018) besok, hal ini di sebabkan karena :

1. Proses seleksi dan rekrutmen cacat hukum (bertentangan dengan Peraturan Bupati Nomor 6 tahun 2018 tentang pedoman pelaksanaan peraturan daerah nomor 14 tahun 2017, tentang cara pengangkatan dan pemberhentian Perangkat desa, yang meliputi, a. Rata-rata semua Perangkat Desa yang ada ini diangkat pada bulan Januari 2017. b.Semua perangkat Desa yang ada tidak pernah ada mengundurkan diri sejak di angkat sampai proses seleksi berjalan. c. Semua Perangkat Desa yang ada tidak pernah di berhentikan secara resmi sampai tahapan-tahapan proses seleksi berjalan.

2. Sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang ada di Desa Kalijaga Selatan bahwa sejumlah perangkat Desa dari segi kuantitas pada setiap kampung atau dusun merata, namun yang terjadi justru sebaliknya (menyalahi SOP).

3. Proses pelaksanaan seleksi tidak jujur, objektif dan tidak transparan, karena praktiknya yang terjadi dalam rekrutmen ini adalah mengedepankan Nepotisme (unsur kekeluargaan) dan pihak tertentu, dikutip dari Surat Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan.

"Berdasarkan informasi yang di peroleh, selain warga dan tokoh masyarakat yang antusias, Ketua BKD H.Nukman beserta Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan sudah sepakat membuat pernyataan Mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Desa kalijaga Selatan.

Menurutnya, terdapat dugaan kejanggalan dalam proses seleksi dari awal sampai akhir, " Dapat dilihat kejanggalan itu terjadi pada saat pengumuman hasil seleksi' katanya di Kalijaga, Rabu (21/11/2018) dilansir Tajuklombok.

"Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan, Dimana menjelaskan bahwa semua masyarakat berhak untuk meminta dan mendapatkan informasi dari pemerintah Desa serta ikut mengawasi seluruh kegiatan Desa, seperti pelaksanaan pembangunan Desa dan pelaksanaan program Pemberdayaan masyarakat Desa dll, sehingga semua masyarakat paham seperti apa pelaksanaan program Desa sehingga nantinya seluruh masyarakat dapat merasakan dampak,manfaat  dan untuk kemakmuran masyarakat Desa, bukan kepada kelompok-kelompok tertentu, sesuai dengan amant UU dan Peraturan yang berlaku " ungkapnya dengan nada serius.

Menurut salah satu anggota Tokoh Pemuda yang juga tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kalijaga Selatan menuturkan kembali kepada awak media ketika di temui, bahwa selama ini Pemerintah Desa terkesan tidak Partisipatif dan Transparan dalam pengelolaan Anggaran dan Program Desa, sehingga wajar jika semua masyarakat resah dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Kalijaga Selatan, Ujarnya. (TL_toNe)