logo


Erdogan dan Ribuan Jamaah Solat Jumat di Hagia Sophia |Tajuklombok

Berikut penjelasanya
159 View

Erdogan dan Ribuan Jamaah Solat Jumat di Hagia Sophia |Tajuklombok
Setelah 86 tahun akhirnya Hagia Sophia kembali berfungsi sebagai masjid_foto doc. SPNA

TAJUKLOMBOK. COM  - Presiden Turki Tayyip Erdogan bergabung dengan ribuan jamaah di Masjid Hagia Sophia pada hari Jumat (24/07/2020) untuk melaksanakan shalat pertama, sejak sebelumnya menjadi museum selama 86 tahun.

Erdogan dan para menterinya, mengenakan masker sebagai langkah tindakan pencegahan terhadap COVID-19. Ia berlutut di atas karpet biru pada awal upacara yang menandai kembalinya ibadah umat Islam ke bangunan bersejarah ini.

Shalat dimulai pada pukul 13.45 siang waktu setempat, setelah Erdogan membacakan ayat suci Alquran dan Adzan terdengar dari menara masjid itu.

Sebelumnya, kerumunan nampak di pos-pos pemeriksaan di sekitar jantung bersejarah Istanbul, di mana polisi berjaga. Setelah melalui pemeriksaan, para jamaah duduk terpisah di atas sajadah di area aman di luar gedung di Lapangan Sultanahmet.

“Kerinduan kami selama 86 tahun berakhir hari ini," tutur seorang jemaah, Sait Colak, merujuk hampir sembilan dekade sejak Hagia Sophia dinyatakan sebagai museum dan tidak lagi menjadi tempat ibadah. "Terima kasih atas keputusan presiden dan pengadilan kita, hari ini kita akan mengadakan sholat Jum'at di Hagia Sophia," lanjutnya.

Pengadilan tinggi Turki bulan ini mengumumkan telah membatalkan status Hagia Sophia sebagai museum. Erdogan segera memutuskan bahwa bangunan itu dikonversi sekali lagi menjadi masjid.

Tokoh-tokoh penting turut hadir dalam upacara pembukaan di dalam bangunan abad keenam itu. Di antaranya, menantu sang presiden dan Menteri Keuangan Berat Albayrak, yang merekam peristiwa bersejarah di ponsel mereka.

Jemaah yang berada di luar tetap bisa menyaksikan prosesi tersebut melalui layar besar dan pengeras suara yang dipasang di halaman masjid.

Ketika kerumunan bertambah, menyisakan sedikit ruang untuk social distancing, Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan bahwa pihak berwenang telah menghentikan orang memasuki kawasan itu karena kekhawatiran akan penyebaran COVID-19. Di Twitter dia menyeru agar masyarakat bisa bersabar dan mengatakan bahwa masjid akan terbuka untuk shalat sampai Sabtu pagi.

"Allahu Akbar," orang-orang terus mengumandangkan takbir di alun-alun. Beberapa dari mereka memanfaatkan waktu sebelum shalat untuk tidur setelah tiba semalam. Sementara yang lain, menikmati makanan sembari duduk di rumput, dibawah teduhnya pepohonan/ Beberapa nampak memegang bendera Turki dan Ottoman.

"Ini adalah sumber kebanggaan besar bagi kami, kegembiraan besar," kata seorang dari mereka, Latif Ozer.

Selama 17 tahun pemerintahannya, Erdogan telah berjuang untuk mengembalikan status masjid Hagia Sophia. Dia mengatakan bahwa umat Islam harus dapat shalat di sana lagi. (SPNA/TL/Red).

Berita ini sudah tayang di SPNA dengan judul "Bersama Ribuah Muslim, Erdogan Melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Hagia Sophia"

Editor : Amaq Auliya