logo


Gara Gara Pilkades Para Dosen dan Guru di pecat

Berikut penjelasanya
3094 View

Gara Gara Pilkades Para Dosen dan Guru di pecat
SK Pemecatan Guru dan Dosen

TAJUKLOMBOK.COM - Perhelatan Pilkades serentak 2018 di Kabupaten Lombok Tengah menyisakan cerita miris, pasalnya delapan orang  yang dianggap beda pilihan dengan pihak yayasan dipecat.

Surat Keputusan (SK) pemecatan untuk 8 orang  tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Yayasan Pondok Pesantren   Qomarul Huda bernomor : 78/Qh-1/57/X/2018 dan bertanggal 4 Oktober 2018. Dimana, di Dalam SK tersebut dinyatakan bahwa delapan orang yang bersangkutan dianggap tidak melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan Ketua Yayasan.

Ketika tajuklombok.com mengkonfirmasi tentang pemecatan tersebut kepada Ketua Yayasan pada Senin 29/10/2018, Drs. H. Lalu Azhari selaku Ketua tidak bersedia memberikan penjelasan dan mengarahkan kepada Sekretaris yaitu H. L. Muhayat, akan tetapi yang bersangkutan tidak berada di ruangan ketika dicari tim tajuklombok.com

Kemudian tim melanjutkan menelusuri alamat nama-nama yang terlampir dalam SK dan berhasil menemui salah seorang yang berinisial EM, ketika ditanya mengenai pemecatan, dia mengatakan bahwa kami bukannya tidak menjalankan apa yang diinstruksikan.

“Sudah kami sosialisasikan apa yang menjadi ketentuan yayasan, tapi yang namanya orang kan mau pilih siapa tergantung dia” tegasnya.

Sebelum berita ini publish sebenarnya prmintaan EM untuk di pending, namun pada Rabu, pagi 31/10/2018 EM menghubungi kami dan minta beritanya di Publish.

Kemudian kami menghubungi korban pemecatan lain yang berinisial H Via Whatsapp, dia mengatakan tidak ada alasan lain pemecatan ini.

"Pemecatan dilakukan karena di sangka beda pilihan atau tidak memilih no urut 2. Padahal No urut 2 niki lah sebagai pemenang dalam Pilkades Bagu. Kami disangaka memilih no urut 1 dalam pilkades kemarin" tulisnya. (cr/Abdul_K)