logo


Gubernur Bantah Mahasiswa NTB Terlantar di Korea

Berikut penjelasanya
Kamis, 29 Agu 2019, 07:16:29, 152 View

Gubernur Bantah Mahasiswa NTB Terlantar di Korea
Gubernur NTB Zulkieflimansyah_doc. Humasntb

TAJUKLOMBOK. COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah membantah pemberitaan salah satu media lokal yang menulis mahasiswa penerima beasiswa di Korea Selatan terlantar dan tidak terurus. 

Melalui percakapan pesan singkat, Dr. Zul membantah bila mahasiswa tersebut terlantar. Ia menyatakan kondisi mahasiswa di Korea saat ini masih dalam tahap kursus bahasa dan belum aktif berkuliah. 

Ia pun menegaskan sebelum masuk perkuliahan mahasiswa tersebut harus mampu berbahasa Korea. Gubernurpun menyayangkan pemberitaan yang di anggapnya terlalu berlebihan. 

"Kondisi baik baik saja dan sedang kursus bahasa, nggak ada yang terlantar, Kelewatan saja teman teman bikin HL (Head Line) . Memang belum masuk kuliah karena harus kursus bahasa dulu," ujar nya melalui pesan singkat.

Hal senada juga di sampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unram Dr. Hamsu Kadrian. Melalui pesan singkat Dr. Hamsu membantah bila mahasiswa di Korsel terlantar. Bahkan Dr. Hamsu menyatakan akan mengirim video kondisi mahasiswa di Korsel yang terkini. "Insya Allah mereka baik baik saja, nanti mereka akan membuat vidio tentang kondisi mereka yang akan segera di share," ujar nya. 

Dr. Hamsu menjelaskan terkait biaya hidup dan kebutuhan selama di Korsel di tanggung Pemprov NTB dan sebagian lainnya menjadi tanggungan mahasiswa. Di konfirmasi jumlah anggaran yang di berikan ke setiap mahasiswa, Dr. Hamsu mengaku tidak mengetahui secara pasti. 

"Sebagian dibantu oleh pemprov (tetapi saya tidak tahu sumber dananya) karena saya bukan pegawai pemprov, sebagian lagi memang dari biaya mahasiswa sendiri, biaya tersebut untuk biaya sekolah, asrama, dan makan," papar Dr. Hamsu. 

Menurut Dr. Hamsu terdapat 18 mahasiswa penerima beasiswa kesehatan dari Pemprov NTB di Korea Selatan. Saat ini ke 18 mahasiswa tersebut sudah berada di Korea selama 6 bulan.

Beberapa waktu lalu Gubernur NTB menerima kunjungan dari Chodang University yakni salah satu kampus di Korsel yang menerima mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kesehatan. 

Pemprov NTB mulai bulan Maret berencana mengirim 300 Lulusan D3 Keperawatan dan Kebidanan untuk menyelesaikan pendidikan S1 di Korea Selatan, bahkan mahasiswa ini akan di jamin bekerja di Korea Selatan.(RZ/TL/Red)