logo


Gubernur Minta Petani Tidak Menjual Tembakau Lewat Calo

Berikut penjelasanya
361 View

Gubernur Minta Petani Tidak Menjual Tembakau Lewat Calo
Gubernur NTB Zulkieflimansyah di gudang PT Sadana di Lombok Timur (Kamis, 17/10)_doc. Humas NTB

TAJUKLOMBOK. COM - PT Sadana. Salah satu perusahaan tembakau yang beroperasi di NTB bersedia membeli dan menyerap tembakau petani. Seperti dikatakan Gubernur, Dr Zulkieflimansyah, perusahaan bersedia asalkan tidak melalui calo, tengkulak dan spekulan.

"Para calo, tengkulak dan spekulan mendistorsi banyak informasi yang akhirnya merugikan petani petani kita", kata Gubernur di gudang PT Sadana di Lombok Timur (Kamis, 17/10).

Gubernur mengatakan agar ke depan masalah seperti sekarang tidak berulang kembali di tahun tahun mendatang.  Beberapa hal yang perlu dilakukan menurut Gubernur adalah mengusahakan semua petani tembakau untuk menjadi mitra industri  agar ada kepastian penjualan, adanya jaminan dan bimbingan pembibitan dan pemupukan serta keuntungan lain sebagai petani tembakau plasma.

Dari sisi industri sendiri, Gubernur menghimbau agar perusahaan harus menginformasikan jauh jauh hari ke publik dan petani, berapa perkiraan pembelian dan penyerapan industri agar tidak terjadi over supply yang membuat harga jatuh dan rendah.

Sebelumnya pada Senin (14/10) kemarin, Gubernur juga menyaksikan pembelian raya perusahaan Bentoel Group dan meyakinkan pihak perusahaan tersebut menaikkan pembelian dari 9000 ton ke 9500 ton dari prediksi pembelian tahun ini yang berkisar 8000 ton.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan persoalan pembelian tembakau petani dari tahun ke tahun hampir pasti menimpa petani yang tidak bermitra dengan industri. Untuk itu, Gubernur mengajak petani untuk serius memikirkan pola kemitraan agar ada kepastian harga dan pembelian setiap panen raya. (Diskominfo NTB/TL/Red).