logo


Hadits-Hadits Keutamaan Memanah

Berikut penjelasanya
19780 View

Hadits-Hadits Keutamaan Memanah
TAJUKLOMBOK. COM/Auliya/istimewa

TAJUKLOMBOK. COM – Ditengah Pandemi Covid-19 dan anjuran untuk diam dirumah (Social Distnace), ada banyak hal yang mungkin bisa kita lakukan untuk mengisi keseharian kita, diantaranya adalah memanah.

Akhir-akhir ini, olahraga memanah mulai digalakkan oleh sejumlah pihak dan bahkan diadakan berbagai kompetisi. Faktor terbesar karena sejumlah hadits menyebutkan, bahwa di antara olahraga yang disunnahkan adalah memanah, berkuda dan berenang.
Berikut ini Redaksi Tajuklombok. Com menyajikan hadist-hadits yang berkaitan dengan keutamaan panahan:

1. Tiga golongan yang dimasukkan kedalam surga karena satu anak panah
 
Dari Uqbah bin ‘Amir dia berkata telah bersabda rasulullah : Sesungguhnya Allah Azzawajalla akan memasukkan dengan satu anak panah 3 golongan kedalam surga : 1. pembuatnya yang mengharapkan kebaikan tatkala membuatnya 2. pemanahnya 3. orang yang mempersiapkannya. maka memanahlah dan berkendarahlah dan kalian memanah lebih saya sukai dari pada kalian berkendara,  dan setiap permainan adalah bathil, tidak ada permainan yang terpuji kecuali tiga hal: 1. seorang melatih kudanya ( berkuda ). 2. candaan bersama istrinya. 3 dan memanah. maka sesungguhnya semua itu adalah Haq (kebaikan). dan barangsiapa yang meninggalkan (latihan) panah maka sungguh dia telah meninggalkan nikmat atau mengingkari kenikmatan (Shahih riwayat Sunan Abu Daud Athabarani.)

2. Kebiasaan para nabi

Bahwasanya nabi shallahu alaihi wa sallam bersabda memanahlah kalian wahai keturunan isamail alaihis salaan karna sesungguhnya bapak kalian adalah pemanah ( Shahih Bukhari)

3. Larangan meninggalkan latihan panah

Dari Uqbah bin Amir dia berkata telah bersabda Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam  barangsiapa yg telah berlatih panah kemudian meninggalkannya maka dia bukan  golongan kami. atau dia telah bermaksiat (Shahih Muslim)

– dalam riwayat Atthabarani nikmat yang dia sia siakan

– dalam riwayat lain maka dia telah mengingkari nikmat yg diberikan padanya

4. Memanah dijalan Allah seperti membebaskan budak kena sasaran atau tidak kena

Dari Amru bin Abasah berkata saya mendengar Rasulullah bersabda barangsiapa yang memanah dengan satu anak panah dijalan Allah Azzawajalla dia mengenai musuh atau tidak mengenai musuh maka dia seperti membebaskan budak ( HR. Tirmidzi, ini lafaz An-Nasaai)

5. Kalau mengenai musuh dia mendapat derajat disurga dan antara derjat yang satu dengan yang lainnya sejarak 500 tahun.

Dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata telah bersabda Rasulullah barangsiapa mengenai musuh dengan anaka panah maka dia mendapat derajat disurga. mereka bertanya wahai Rasulullah dan bagaiman derajat itu beliau bersabda antara dua derajat satu sama lain sejarak lima ratus tahun (ahmad, dan ini lafazd atthabarani)

6. Setiap langkah antara tempat memanah dengan target terdapat kebaikan

Dari Abu Darda dia berkata bersabda Rasulullah barangsiapa yang berjalan diantar dua jarak maka setiap  langkah adalah kebaikan ( Atthabarani)

Dicopas dari Majalahayah.com yang diringkas dari kitab Furusyah Muhammadiyah Arman Abu Najwa. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya