logo


HULWANI, Bangun Sekolah Impian Dari Keterbatasan

Berikut penjelasanya
205 View

HULWANI, Bangun Sekolah Impian Dari Keterbatasan
Hulwani_dokpri
"Peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah, menjadi kunci penting dalam memajukan sekolah".

TAJUKLOMBOK. COM - Sekolah impian adalah sekolah yang memiliki cita-cita besar dan mampu mewujudkannya. Kunci utama kesuksesan membangun sekolah impian adalah terletak pada pimpinan sekolah (kepala sekolah). Seorang kepala sekolah harus memiliki mimpi besar yang menjadi cita-cita sekolahnya, dimana cita-cita itulah yang menjadi alasan konsumen untuk berlomba-lomba memasukkan anaknya sekolah di sana agar bisa mendapatkan pendidikan terbaik yang diberikan oleh sekolah tersebut.

Dan itulah yang kini dilakukan Hulwani, S. Pd, MM PLT Kepala Sekolah SMKN 1 Batukliang. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di gedung sekolah itu, ia mulai memangkas birokrasi yang berbelit-belit dan membuka keran transparansi yang selama ini macet. Menurut dia berani tampil beda dan memberikan pelayanan standar merupakan modal awal membangun generasi.

"Seorang yang memiliki cita-cita besar biasanya berani tampil beda dan berbuat serta memberikan yang lebih dari biasanya," ungkap Hulwani saat ditemui di kediamannya, Selasa (22/6).

Ditambahkannya, bahwa diawal ia bertugas kondisi sekolah cukup memprihatinkan dari segi fisik bangunan, sehingga ia berinisiatif mengajak warga sekolah terutama guru untuk berbenah.

"Guru-guru diberdayakan dengan membuat terali besi sendiri untuk pagar sekolah, ruang Lab. Komputer kita pasangi AC," imbuhnya.

Selain itu, ia juga berencana akan membuat taman sekolah yang bertemakan PENDIDIKAN, KREASI, KEINDAHAN DAN KESEHATAN. 

"Dengan adanya taman ini akan tercipta suasana sekolah yang nyaman, yang memanjakan mata, pikiran, dan perasaan, yang nantinya dapat memacu semangat kerja bagi guru dan karyawan serta semangat belajar bagi para peserta didik," bebernya. 

Sambungnya, Rencana pembuatan taman ini sepenuhnya digarap oleh kepala sekolah mulai dari pemetaan taman sampai pengerjaanya.

Berbicara tentang impian sekolah bukanlah berbicara tentang bunga tidur atau mimpi dari tidur di siang bolong. Impian sekolah adalah impian yang lahir dari kesadaran. Dirancang dalam keadaan sadar. Pemimpin sekolahnya dalam keadaan sadar berpikir sehingga memiliki pikiran yang kuat, mampu menciptakan spirit, menemukan konsep sekolah ideal untuk sukses, menetapkan jaminan mutu (quality assurance), serta paham bagaimana cara mewujudkan jaminan mutu tersebut.

"Jika kemarin kita terlambat, maka sekolah impian harus dibangun dari sekarang. Dari kondisi sekarang. Dari keadaan sekarang. Tanpa ada alasan. Sebab alasan hanya akan membuat semuanya menjadi tertunda. Alasan merupakan pembenaran untuk kita tidak berbuat lebih. Alasan adalah penyumbang terbesar untuk kita membuyarkan mimpi-mimpi besar. Dan sekolah impian itu akan dibangun mulai dari sini, sekolah kita dan seluruh sekolah Indonesia. Di tempat kita sama-sama berdiri. Di tempat saya dan Anda berdiri, disinilah sekolah impian akan dibangun," jelasnya.

Dibalik mimpi besar Hulwani tentang sekolah yang diimpikannya tentu tidak akan bisa dilakukan sendirian karena sekolah merupakan organisasi yang di dalamnya terdapat beberapa orang atau banyak orang yang saling terlibat. Ada banyak hal yang saling berkaitan dan terlibat aktif dalam mewujudkan sekolah impian yang cita-cita besarnya tadi sudah diimpikan oleh pimpinan sekolah.

"Pemberdayaan merupakan cara yang efektif untuk mendapatkan kinerja yang terbaik dari staf atau pihak yang dibina. (Stewart, 1998; 22 – 23, red). Jadi kita libatkan rekan - rekan guru dalam setiap kegiatan, seperti kemarin para guru bergotong royong membuat terali," katanya.

Manfaat pemberdayaan selain dapat meningkatkan kinerja juga mendatangkan manfaat lain bagi individu-individu dan organi- sasi. Manfaatnya bagi individu adalah dapat meningkatkan kecakapan-kecakapan penting pada saat menjalankan tugasnya, dan memberi rasa berprestasi yang lebih besar kepada staf sehingga akan meningkatkan motivasi kerja. Sedangkan manfaat bagi organisasi adalah menambah efektivitas organisasi.

Dikatakannya bahwa "Tugas kepala sekolah adalah bagaimana menterjemahkan cita-cita sekolah tersebut kepada timnya yaitu seluruh pegawai sekolah (red: guru dan karyawan) supaya memiliki pemahaman, tujuan, spirit, dan daya juang yang sama bahkan lebih," bebernya. 

"Dari bentuk fisik, bangunan sekolah itu ada. Yang kemudian dijadikan pantas untuk mendapatkan predikat sekolah impian. Artinya memiliki sarana prasarana/ fasilitas yang mampu membantu mewujudkan sekolah impian bagi semua orang," tandasnya.

Sehingga, mulai saat ini, warga sekolah harus sudah mulai memetakan prestasi yang harus diraih, merencanakannya, memperjuangkan untuk mewujudkannya. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya