logo


Jalan Berlubang Dan Licin, Ini Tanggapan Kades Serage

Berikut penjelasanya
421 View

Jalan Berlubang Dan Licin, Ini Tanggapan Kades Serage
Istimewa

TAJUKLOMBOK. COM - Jika anda hendak berkunjung ke Desa Serage Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, maka mau tidak mau anda harus memutar arah menuju Desa  Banyu Urip Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, jika tidak ingin mengalami atau melewati jalan licin berlubang bak kubangan kerbau.

Karena, ruas jalan yang menghubungkan Desa Pelambik dengan Desa Serage Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah mengalami kerusakan parah. 

Pantauan Tajuklombok.com, terdapat tiga titik yang mengalami kerusakan parah dengan kondisi berlubang dan mengalami genangan bak kubangan kerbau. Menanggapi hal tersebut, Tajuklombok.com mencoba meminta konfirmasi Kepala Desa Serage, Herman yang membenarkan bahwa kondisi jalan di desanya itu sudah mengalami kerusakan yang cukup lama. ”Soal ruas jalan yang rusak sudah kita masukan kedalan usulan Pra Musren Kecamatan tahun ini,” kata Herman saat ditemui dikediamannya, Selasa (23/2/2021). 

Ia menjelaskan, bahwa jalan tersebut statusnya adalah jalan kabupaten, sehingga pihaknya dari 2017 terus mengusulkan ke  Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah untuk diperbaiki. ”Jalan itu status jalan pemerintah daerah, jadi setiap Musrenbangdes kita masukan terus, karena mengingat jalan tersebut makin tahun makin banyak yang rusak,” ungkapnya.

Dalam Musrenban, Ia menyebutkan, pihaknya terus mengusulkan perbaikan sepanjang jalan yang melewati Dusun Belenje, Kesempuh dan Dusun Melau yang dianggap paling parah, untuk itu ia meminta dinas terkait untuk memantau langsung kondisi jalan yang akan di perbaiki.”Dengan usulan kita, agar dinas terkait dapat melihat langsung mana yang harus di diperbaiki, lebih-lebih seperti sekarang musim penghujan,” paparnya. 

Terkait besaran anggaran yang diusulkan, Ia mengatakan, Pemerintah Desa Serage mengusulkan sekitar Rp 8.400 juta. ”Nggih, kemarin di Pra Musren Kecamatan tiyang (bahasa halus Sasak yang artinya saya; red) selaku Kepala Desa usulkan hotmix sepanjang lebih kurang 6000 meter, adapun dana yang dibutuhkn 8.400.000.000," terangnya. 

Nantinya, lanjut Herman, dana besar itu akan bisa meliputi wilayah Plambik, Serage, Kumbak dan wilayah Ranggata."Tapi kalau pengerasan, butuh dana 2 miliar, karena ada pelebaran serta pemasangan talud dan saluran” paparnya. 

Dirinya mengimbau agar masyarakat pengguna jalan untuk lebih berhati-hati khususnya dibeberapa titik ruas jalan yang mengalami kerusakan parah. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Ia mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyurati beberapa pihak terkait, untuk menyegerakan perbaikan jalan tersebut. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya