logo


Kemenag Lotim Sosialisasi PMA PPA 660 di KUA Sakra Barat

Berikut penjelasanya
275 View

Kemenag Lotim Sosialisasi PMA PPA 660 di KUA Sakra Barat

TAJUKLOMBOK. COM - Buntut dari pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021 di Kementrian Agama menimbulkan banyak kontroversi, calon jamaah haji yang mengalami pembatalan tahun ini harus menunda keinginan mereka untuk menjadi tamu Allah, pembatalan keberangkatan calon jamaah haji tahun ini secara otomatis juga akan menambah tumpukan kuota jamaah yang akan diajukan pemerintah kepada pihak kerajaan Arab Saudi tahun berikutnya.

Konpleksitas semacam itu juga menjadi pemicu munculnya berbagai statemen miring bagi kementrian agama, khususnya kepala Seksi Pelaksana Ibadah hajji, terkait dengan jumlah ONH yang sudah disetor oleh jamaah kemdian tidak diberangkatkan, sebagian jamaah berkeinginan menarik kembali ONH sedangkan sebagian lain memilih untuk tidak mencabutnya dengan alasan sanggup menunggu hingga wabah pandemic covid 19 usai dan pihak kerajaan arab Saudi memberikan izin pelaksanaan ibadah hajji.

Kementrian Agama Kabupaten Lombok timur  setelah terbitnya PMA 660 kemudian melayangkan surat kepada Kepala  Kantor Urusan Agama di setiap kecamatan agar dilanjutkan dengan mengadakan pertemuan dan sosialisasi kepada CJH melalui seluruh funsional di Kantor Masing-masing,  seperti tokoh Agama, penyuluh PNS maupun Non PNS, Penghulu, agar melanjutkan sosialisasi  kewilayah tugas masing-masing.

Hal tersebut mencuat saat acara sosialisasi PMA 660 d kantor Urusan Kecamatan sakra barat 07-07-2021. Hadir dalam kesemptan tersebut Kepala Seksi penyelenggara badah haji Kantor kementrian agama Kabupaten Lombok timur, dan Kasi Urusan Kegiatan pengelolaan dana Haji kementrian agama kabupaten Lombok timur.

Dari sosialisasi tersebut di dapati informasi bahwa jumlah persentase Lansia yang boleh menjalankan ibadah haji dengan usia diatas 50 Tahun sebanyak 30% sedangkan sisanya adalah non Lansia, meskipun begitu diminta kepada Calon jamaah Haji yang non lansia agar memberangkatkan orang tua terlebih dahulu agar keterserapan lansia lebih besar, dengan konsekwensi apabila di suatu waktu terjadi hal yang tidak diinginkan maka ONH bisa diwariskan kepada Ahli Waris atau keluarga lain dengan melampirkan surat  keterangan dari rumah sakit atau surat keterangan pendukung lainnya. (TL/Red).

Laporan : Abu Ikbal