logo


KKN Tematik UNRAM 2021 di Desa Pene

Berikut penjelasanya
37 View

KKN Tematik UNRAM 2021 di Desa Pene
“Mendorong Minat Kewirausahaan Warga Melalui Inovasi Jajan Tradisional (Jajan Ure)”
 
TAJUKLOMBOK. COM - Lombok Timur, Pada masa pandemi seperti saat ini, banyak kegiatan yang dapat dilakukan contohnya adalah berwirausaha. Berbicara tentang berwirausaha menjadi suatu tantangan bagi seluruh masyarakat mengingat pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Pada situasi seperti ini, inovasi sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat.

Tahun ini sebanyak 1.700 Mahasiswa Universitas Mataram mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di seluruh penjuru Pulau Lombok. Salah satunya di Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur yang memfokuskan pada kewirausahaan. Guna mendorong minat berwirausaha masyarakat Desa Pene, Mahasiswa KKN Universitas Mataram 2021 memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang inovasi produk pada jajan tradisional khas Lombok yaitu Jajan Ure.
 
Jajan Ure merupakan Jajanan khas Lombok yang terbuat dari tepung tapioka, tepung terigu, dan gula aren. Jajanan ini biasanya dihidangkan pada saat acara besar “Begawe” yaitu pesta atau resepsi, sunatan, ataupun acara besar lainnya. Jajan ini biasanya berbentuk segitiga besar yang memiliki serat-serat dan juga renyah.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan produk ini, inovasi yang dihasilkan berupa inovasi rasa dan bentuk produk Jajan Ure. Jajan yang biasanya berbentuk segitiga besar diinovasikan menjadi persegi panjang dengan ukuran “bite size” serta dengan berbagai rasa variant seperti coklat, vanilla, tiramisu, dan juga green tea.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan adik-adik KKN ini dan saya berharap kedepannya kepala wilayah tidak hanya bisa berteori namun juga bisa mengajak masyarakat Desa Pene untuk lebih bergairah dalam berwirausaha tidak hanya fokus bertani di sawah saja.” Tutur Bapak Ayub, S.H. selaku Kepala Desa Pene pada 28 Juni 2021.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan diharapkan mampu untuk memberikan sebuah ide bagi masyarakat Desa Pene sehingga mampu berkembang dan bersaing dengan usaha lainnya terutama situasi pandemi saat ini. (TL/Red).