logo


Komentar TGB Soal Penyerangan Terhadap Sheikh Ali Jaber

Berikut penjelasanya
180 View

Komentar TGB Soal Penyerangan Terhadap Sheikh Ali Jaber
TGB DR. KH. Muhammad Zainul Majdi MA_foto dok. Zulbajang

TAJUKLOMBOK. COM - Kasus penyerangan terhadap Syeikh Ali Jaber beberapa waktu lalu menjadi perhatian serius semua kalangan. Tak terkecuali oleh para petinggi negara. Semua media baik cetak, elektronik, maupun televisi menjadikannya sebagai berita utama. 

Berbagai analisa dan beragam komentar bermunculan. Ada yang mengaitkannya dengan isu PKI, radikalisme, bahkan ada juga yang mengaitkannya dengan pertarungan pilpres yang lalu. 

Sampai dengan saat ini, aparat penegak hukum masih mendalami kejadian ini. Belum ada putusan resmi yang akan diberikan kepada penyerang syeikh asal Madinah yang sudah menjadi warga negara Indonesia itu.

Salah seorang sahabat Syeikh Ali Jaber yaitu TGB. Dr. Muhammad Zainul Majdi juga turut berkomentar dan menyayangkan kejadian yang dialami oleh Syeikh Ali Jaber tersebut. Terlebih, kejadiannya saat Syeikh Ali Jaber sedang memberikan ceramah agama.

"Saat kejadian yang menimpa Syeikh Ali Jaber itu, saya langsung mengontak beliau memberikan semangat dan mendoakan beliau," ucap TGB saat mengisi kajian rutin seusai shalat Jum'at di Masjid Hubbul Wathan IC NTB, 18 September 2020.

Ulama' itu, lanjut TGB, harus kita muliakan, harus kita jaga fisik ataupun kehormatannya karena ia adalah pewaris dari para nabi.

"Dulu Allah SWT menurunkan kitab kepada para nabi yang bisa satu kitab itu diteruskan oleh beberapa nabi setelahnya. Tidak seperti al Qur'an yang yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan tidak ada nabi setelahnya yang melanjutkannya. Meski tidak ada nabi lagi yang melanjutkannya, namun Rasul SAW menyampaikan bahwa keberadaan ulama' itu perannya seperti para nabi-nabi terdahulu. Maka, wajib kita muliakan," papar Doktor Tafsir Qur'an Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini saat membahas tafsir QS. Al Baqarah ayat 87 yang merupakan kelanjutan dari kajian Jum'at sebelumnya.

Untuk itu, TGB meminta kepada aparat untuk mengusut tuntas kejadian yang menimpa ulama yang pernah lama menetap di Lombok tersebut. 

"Aparat harus serius dan mengusut sampai tuntas kejadian yang menimpa Syeikh Ali itu," tegasnya.

Selain itu, Gubernur NTB dua periode ini (2008-2018) meminta masyarakat supaya tidak mudah terprovokasi dengan komentar dari orang-orang yang memanfaatkan situasi ini untuk memecah belah sesama umat dan bangsa Indonesia.

"Di atas semua peristiwa itu, jangan sampai membuat kita terpancing untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum ataupun berkomentar dengan kata-kata yang dapat merusak persatuan dan kesatuan kita antar sesama umat dan bangsa Indonesia," pinta cucu pahlawan nasional TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid ini.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh TGB tersebut, Syeikh Ali Jaber juga dalam komentarnya di media-media menyampaikan supaya kasusnya ini tidak dikaitkan dengan politik atau kelompok manapun dan menyerahkan proses sepenuhnya kepada aparat.

Mataram, 18 September 2020. (TL/Red).

Oleh : Zulbajang

Editor : Amaq Auliya