logo


Korban Terseret Arus di Pantai Tropical Sekongkang Enam Hari Lalu Ditemukan Meninggal

Berikut penjelasanya
Minggu, 01 Des 2019, 06:43:17, 101 View

Korban Terseret Arus di Pantai Tropical Sekongkang Enam Hari Lalu Ditemukan Meninggal
Tim Basarnas berhasil mengevakuasi korban_doc. Basarnas Kansar Mataram

TAJUKLOMBOK. COM - Setelah melakukan pencarian selama 6 hari Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan Abdul Maas (38) warga RT 05/02 Sekongkang Atas Kab. Sumbawa Barat dalam keadaan meninggal dunia di perairan pantai Tropical desa Sekongkang Bawah Sumbawa Barat.

"Abdul Maas yang merupakan korban terseret arus saat mencari kerang sudah ditemukan oleh tim sar gabungan dalam keadaan tidak bernyawa jam 8 pagi tadi di perairan pantai Tropical ," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya, di Mataram, Minggu, 1 Desember 2019.

Ia mengatakan korban ditemukan mengambang pada titik koordinat 9° 0'43.86"S -  116°44'14.66"E  dengan jarak sekitar 0.65 NMi arah tenggara dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi menuju pantai Tropical dan selanjutnya dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulan.

Selama hampir seminggu pencarian, tim dari Pos Pencarian dan Pertolongan Sumbawa, TNI, Polri, BPBD, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, masyarakat/nelayan setempat dan unsur terkait lainnya telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya dengan penyisiran di permukaan air maupun penyelaman. 

“Sempat terkendala cuaca yang kurang bersahabat saat memasuki hari ketiga, pencarian dihentikan beberapa saat dan kembali dilanjutkan setelah cuaca mendukung hingga hari ke-6 pencarian. Adapun alat utama yang dikerahkan antara lain kapal MV. Tenggara Rangger, rubber boat dan perahu nelayan ,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang beredar dilokasi, kejadian bermula saat korban pergi mencari kerang bersama salah seorang temannya atas nama Kaimuddin ke ujung pantai Tropical sebelah bukit Setengkoq, desa Sekongkang Bawah hari Selasa, 26 November 2019 sekitar pukul 13.00 Wita. Mereka mencari kerang secara terpisah dan sekitar jam 4 sore Kaimuddin mendengar suara minta tolong. Saat mencari sumber suara tersebut, ia menemukan Abdul Maas sudah terseret arus laut. Kaimudin langsung bergegas meminta pertolongan kepada warga setempat untuk mencari temannya tersebut. Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram yang menerima laporan tersebut dari bapak Sarifudin beberapa saat setelah kejadian langsung memberangkatkan personil yang bertugas di Pos SAR Sumbawa untuk melakukan pencarian bersama unsur terkait. (ln/hms mtr/TL/Red).

Editor : Amaq Auliya