logo


Lagu Keras Pemetaq, The Datu Angkat Fenomena Sosial Ekonomi di NTB

Berikut penjelasanya
Senin, 02 Sep 2019, 10:44:23, 490 View

Lagu Keras Pemetaq, The Datu Angkat Fenomena Sosial Ekonomi di NTB
Personel Band The Datu, Itoq, Oyok, Itonk, Oci, Bintang Saat Pengambilan Klip Video. Dok/The Datu

Tajuklombok.com-The Datu, sebuah band pop yang lagu-lagunya berbahasa Sasak merilis lagu terbaru mereka berjudul Keras Pemetaq. Secara bahasa, lagu ini bermakna pekerja keras. Dalam video klip yang dirilis di Youtube Chanel The Datu Lombok, lagu ini bercerita tentang seorang lelaki yang hendak menikahi pacarnya, namun karena keterbatasan dana, maka dia harus merantau ke Malaysia. Fenomena ini tentu banyak dijumpai di NTB, khususnya Lombok. Namun, tidak terbatas pada cerita di video klip itu, The Datu secara luas ingin mengingatkan para pendengar bahwa banyak sekali para pencari rejeki yang tak kenal lelah, berjuang menghidupi keluarga. Perjuangan buruh tembakau, buruh bangunan, pedagang kecil, dan lainnya adalah kisah-kisah yang berusaha The Datu gambarkan lewat lagu Keras Pemetaq.

Dengan lirik yang ringan dan melodi yang sederhana, The Datu bercerita bahwa perjalanan lagu ini tidaklah mudah. Penggarapan komposisi musiknya memakan waktu sekitar 1,5-2 tahun. Total ada 3 konsep musik yang sudah di rekam. Namun akhirnya dipilih konsep ketiga, yang kini diperdengarkan lewat akun Youtube The Datu. Banyak kendala juga dalam penggarapan musik, diantaranya jarak rumah yg berjauhan, kesibukan para personel, dan lainnya. Bahkan jelang uploading, banyak kendala yang dialami The Datu. Namun akhirnya, pada tgl 2 September 2019 dinihari, lagu tersebut berhasil di upload. Penasaran seperti apa lagu dari band yang digawangi Jien Raharja, Itonk, Oyok, Poci, dan Bintang ini? Langsung akses di youtube chanel The Datu Lombok. The Datu berharap semoga lagu ini bisa dinikmati dan mewakili banyak perasaan. Juga, lagu ini menjadi penyemangat musisi-musisi di NTB agar terus berkarya.(TL/Red)