logo


Majukan ekonomi pesantren, Hamzanwadi PANCOR buka unit usaha Nahda Bakery

Berikut penjelasanya
2000 View

Majukan ekonomi pesantren, Hamzanwadi PANCOR buka unit usaha Nahda Bakery
Ummuna Siti Rauhun ZAM, TGB. DR. H. M. Zainul Majdi MA dan H. M. Djamaludin saat membuka Nahda Bakery_dokpri

TAJUKLOMBOK. COM - Pesantren sebagai bagian integral masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat dalam segala bidang termasuk dalam bidang ekonomi. 

Hal ini merupakan tugas baru bagi pesantren yang sementara ini berkutat dalam bidang ilmu-ilmu keagamaan. Walaupun sifatnya masih sporadis, kurang terkoordinasi, tidak institusional dan belum disertai dengan visi dan misi yang jelas, serta perangkat pendukungnya. Peran ini memang tidak mudah bagi pesantren yang selama ini lebih berkonsentrasi pada bidang keagamaan dari pada bidang sosial kemasyarakatan, terutama dalam bidang ekonomi. Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pesantren, untuk merubah pola dakwah yang menitikberatkan cara bil lisan menjadi pola dawah bil hal di tengah-tengah masyarakat yang semakin komplek. 

Pesantren bukan lagi terbatas menjadi tempat pendidikan ajaran Islam saja. Namun, peran-peran ekonomi banyak dilakukan oleh pesantren dengan segala pola adaptasinya, salah satunya adalah sebagai pusat pengembangan ekonomi kerakyatan atau ekonomi umat.

Namun, pada kenyataannya dengan potensi yang demikian besar sampai saat ini ekonomi Islam masih belum mampu bersaing dengan sistem ekonomi konvensional. 

Atas dasar hal tersebut diatas, Alhamdulillah pagi ini Sabtu, 22-02-2020 telah dibuka “Nahda Bakery” YPH PPD NW Pancor.

Ketua Umum YPH PPD NW Pancor Ustadz H. Muhammad Djamaluddin, B.Eng., M.Kom. menyampaikan, Nahda Bakery ini merupakan salah satu usaha ekonomi yayasan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia atas prestasinya sebagai juara 1 pesantren unggulan di kawasan Indonesia Timur.

"Nahda Bakery ini, difasilitasi oleh BI atas prestasi YPH PPD NW PANCOR sebagai juara satu kawasan Indonesia Timu", katanya.

Sementara itu, TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA. selaku Pembina YPH PPD NW Pancor dan Ketua Umum DT PBNW menyampaikan bahwa dengan adanya unit usaha ini bukan saja sebagai pusat ekonomi tapi juga sebagai tempat santri mengasah diri dalam menciptakan kemandirian.

"Keberadaan Nahda Bakery ini tidak saja sebagai usaha ekonomi, tapi dapat juga sebagai wadah tempat belajar para santri dalam membangun kemandirian", ujarnya.

Lebih lanjut, TGB menjelaskan sekecil apapun pesan Maulanayaikh jika dikerjakan secara benar disertai keikhlasan dan Istiqomah maka Insya Alloh akan besar.

"Pesan Almaghfurlah Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, mulai dari kecil, InsyaAlloh menjadi besar asal dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan Istiqomah sebagaimana yang telah dicontohkan oleh beliau dalam mengembangkan madrasah," lanjut TGB. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya