logo


NW Mau DiPrivatisasi?

Berikut penjelasanya
235 View

NW Mau DiPrivatisasi?
Dokpri

TAJUKLOMBOK. COM - Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya apabila bisa menaruh bendera NW dalam karya yang kami bikin. Yang terbaru adalah di video klip single ke 4 album Sang Maulana berjudul NW Rumah Kita Semua. 

Belakangan ini ramai di media sosial ataupun di media-media online lainnya. Ada oknum yang mau melaporkan ke kepolisian bagi orang-orang yang menggunakan atribut NW tanpa izin dari pimpinan mereka. 

Ada perasaan sedih yang tercampur dengan tanda tanya besar dalam diri saya. Ngajinya dimana ya?

Dalam ilmu Ke-NW-an yang diajarkan oleh guru-guru kami, tidak pernah kami mendengar ajaran bahwa tidak boleh menggunakan bendera NW tanpa izin PBNW. Sehingga sangat aneh bin ajaib ketika ujug-ujug ada oknum yang mungkin merasa diri paling NW dan paling paham cara ber NW kemudian dengan bangganya melaporkan ke kepolisian orang NW karena beracara menggunakan atribut NW. Ngajinya dimana ya?

Yang paling tidak masuk dalam nalar saya adalah ketika oknum tersebut kemudian berbicara di media mau mengadukan ke kepolisian cucu pertama dari almaghfurlah Maulanasyeikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid lantaran menghadiri acara NW di Lombok Barat beberapa waktu lalu. Ngajinya dimana ya?

Sepengetahuan saya, NW adalah organisasi yang inklusif. Bisa menerima keragaman yang muaranya adalah fastabiqul khoirot. Alhamdulillah, dengan sifatnya yang inklusif kita bisa menyaksikan NW bisa menjalin hubungan baik dengan ormas lain ataupun dengan pemerintah. 

Dalam doa yang sering kita baca dan ditulis langsung oleh pendiri NW Almaghfurlah Maulanasyeikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madji, wansyur wahfaz Nahlatul Wathan fil 'alamin. Terjemahannya adalah sebar luaskan dan peliharalah NW ke seluruh penjuru alam. 

Bagaimana NW akan tersebar ke seluruh penjuru alam sebagaimana cita-cita besar dari pendirinya jika menggunakan atribut NW saja mau dipolisikan? Ngajinya dimana ya?

Dalam kalimat yang lain Maulanasyeikh juga menulis doa yang bunyinya: Wa Nawwir Biladana Bi Anjumi Nahdlatil Wathan wa 'Ammir Bilada Bimiyahi Nahdlatil Wathan. Terjemahannya adalah Terangilah negara kami dengan anjum-anjum (putra/putri) nahdlatul wathan dan subur makmurkan negara kami dengan ilmu-ilmu Nahdatul Wathan, laksana air yang (penyubur tanah permukaan bumi).

Bagaimana para anjum NW bisa menjadi penerang bagi bangsa dan negara melalui kerja dan karya nyata sebagaimana harapan pendirinya jika beracara untuk memakmurkan NW saja dipermasalahkan?

Dari doa yang ditulis almaghfurlah Maulanasyeikh tersebut kita bisa melihat betapa besar harapan dan cita-cita beliau. Tidakkah disadari bahwa apa yang mereka lakukan, yaitu ingin memprivatisasi NW malah justru menentang dan menghalangi terwujudnya cita-cita besar pendirinya? 

Semoga mereka menyadarinya dan saya yakin sebenarnya mereka tau dan sadar akan hal ini tapi mungkin ada agenda lain yang tujuan utamanya bukan untuk kebaikan NW tapi untuk kemanfaatan buat kalangannya sendiri. Wallahua'lam

Nahdlatul Wathn Fil khoir
Nahdlatul Wathan Fastabiqul Khoirot

Pokoknya NW
Pokok NW Iman dan Taqwa (TL/Red)

Oleh : Zulbajang
Editor : Amaq Auliya