logo


Pemdes Setungkep Lingsar Salurkan BLT Tahap Awal

Berikut penjelasanya
243 View

Pemdes Setungkep Lingsar Salurkan BLT Tahap Awal
Penyerahan BLT_dokpri

TAJUKLOMBOK. COM - Pemerintah Setungkeplingsar Kecamatan Keruak, Lombok Timur salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahap pertama kepada 169 keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing KPM mendapatkan Rp.600 ribu.

Kepala Desa Setungkeplingsar, Saipul Muslimin mengatakan, pembagian BLT desa direncanakan selama tiga bulan, sehingga pemerintah desa menganggarkan Rp. 304.200.000 untuk BLT Desa sesuai SK Bupati Lombok Timur.

Disebutkan, proses pembagian BLT itu berjalan lancar dan berlangsung sesuai dengan prosedur tetap (protap) kesehatan ditengah pandemi virus ganas import negeri tirai bambu itu.

"Dalam pendistribusian BLT, Pemerintah Desa Setungkeplingsar tetap melaksanakan standar protokol pencegahan penyebaran covid-19, dengan hanya mengundang sebagian warga KPM sebagai perwakilan ke kantor desa," ujar Saipul, Senin (18/05/2020).

Kemudian KPM sisanya, kata dia, warga diantarkan langsung ke rumahnya oleh para relawan yang diambil dari perangkat desa, kader, dan karang taruna untuk menghidari kerumunan warga.

Lebih lanjut dikatakan Saipul Muslimin yang sekaligus sebagai Ketua Posko Percepatan Penanganan Covid-19 di Desa Setungkeplingsar menyarankan kepada semua KPM untuk menggunakan bantuan ini membeli bahan pokok seperti beras, minyak, telur, dan bahan pokok lainnya untuk menjaga imunitas tubuh tetap bugar.

Ia juga menghimbau semua warga untuk selalu menjaga jarak, serta menggunakan masker yang telah dibagikan oleh pemerintah desa dan rutin mengecek sshu tubuh untuk lebih cepat diadakan tindakan apabila ada suhu tubuh warga di atas 38 C.

Pada kesempatan itu juga, Saipul Muslimin menjelaskan, sumber bantuan kepada masyarakat saat wabah pandemi corona ini berasal dari banyak sumber sehingga jumlahnya pun berbeda. Namun demikian semoga bantuan itu berkah dan bisa bermanfaat, meringangkan beban di masa pandemi covid-19.

"Diantaranya, dari program keluarga harapan (PKH), BPNT, BST Kementerian Sosial, JPS Gemilang Provinsi, JPS Kabupaten, dan bantuan Paket Kecamatan," jelas kades energik itu.

Dari kesemua bantuan ini, paparnya, harus dibedakan agar masyarakat tidak salah paham.

"Kami minta para relawan untuk terus mensosialisasikan supaya masyarakat yang kurang paham akhirnya bisa memahaminya," harapnya.

Saipul Muslimin juga menyampaikan bahwa dari kesemua bantuan tersebut, KPM hanya boleh mendapatkan dari satu sumber bantuan.

"Kalau dapat dari desa tidak boleh dapat dari kabupaten atau sumber lainnya. Intinya satu kepala keluarga tidak boleh dobel bantuan," tegasnya.

Sementara Ketua BPD Desa Setungkeplingsar, Moh. Syairi juga berharap kepada KPM untuk bisa mempergunakan bantuan yang diterima dengan baik.

"Jangan membelanjakannya pada hal-hal yang kurang bermanfaat terlebih lagi kita belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir," harpanya sembari menyampaikan, selanjutnya akan disusul dengan pemberian bantuan sembako dari Kabupaten Lombok Timur. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya