logo


Pemdes Suela Gelar Rakor Sambut Gawe Lotim ke 124

Berikut penjelasanya
Kamis, 29 Agu 2019, 19:49:54, 193 View

Pemdes Suela Gelar Rakor Sambut Gawe Lotim ke 124
Suasana rakor di kantor desa Suela_Tajuklombok. Com/Itjhan

TAJUKLOMBOK. COM - Andrie Wongso mengatakan "Sebuah sukses terwujud karena diikhtiarkan melalui: target yang jelas, perencanaan yang matang, keyakinan, kerja keras, keuletan dan niat baik."

Pagi tadi di ruang rapat internal Pemerintah Desa Suela melakukan rakor dengan segenap rekan-rekan kerja (kasi, kaur dan kawil plus ketua BPD) kaitannya dengan :

(1). Persiapan teknis peran serta pemerintah desa atas nama masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gawe Lombok Timur yakni Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur yang ke 124 yang dalam puncaknya akan di gelar Pawai Dulang Tembolak Abang nanti pada hari sabtu, 31/08/19. 

(2). Persiapan teknis penangan sampah di desa Suela. Baik itu menyangkut perangkat hukum (perdes tentang sampah) sebagai dasar pengelolaan yang harus disiapkan, pembentukan struktur pengurus dan besaran kontribusi (masyarkat/RT, instansi dan pemilik usaha guna menunjang operasional pengelolaan sampah, jadwal sosialisasi dimasing2 kekadusan utk melakukan pemisahan sampah dr setiap rumah tangga serta titik kumpul sampah siap angkut dll, menjadi pembicaraan kami. Mengingat lokasi berupa TPS/sudah disiapkan oleh pemdes sebagi bentuk komitmen atas penangan sampah, baik penanganan dalam jangka pendek maupun panjang berupa terkelolanya persoalan sampah hingga bernilai ekonomis untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal lain yang kemudian menjadi pembicaraan dalam rakor pagi tadi (29/08) Pewacanaan untuk melakukan pemekaran wilayah/kekadusan guna menunjang epektifitas dari penyelenggaraan pemerintahan desa yang kemudian mendapatkan resfon positif dari Kepala Desa untuk selanjutnya dirapatkan secara khusus dengan keterlibatan para pihak kedepannya. 

Kami berharap dengan ada pembicaraan dan perencanaan serta tersiarnya informasi ini dapat membantu kami dari pemdes untuk membuka ruang komunikasi yg luas bahwasanya apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan ditingkat bawah mendapat perhatian pemdes meskipun dalam kondisi keterbatasan yang ada. (TL/Itjhan).