logo


Penjelasan Medis Tidur Miring Kanan Ala Nabi 15 Abad Silam

Berikut penjelasanya
2118 View

Penjelasan Medis Tidur Miring Kanan Ala Nabi 15 Abad Silam
(Ilustrasi tajuklombok.com)

TAJUKLOMBOK.COM - Tidur telah menjadi suatu hal yang berkaitan erat dalam diri kita. Jika kita tidak melakukan hal ini, maka kita tidak akan sanggup untuk bertahan. Karena apa? Manusia memeliki batas kelemahan, dan salah satunya kelemahan dalam daya tahan tubuh. Ia membutuhkan istirahat sebelum akhirnya dapat dipergunakan kembali.

Ternyata kebiasaan Rasulullah yang tidur dengan posisi miring ke kanan mempunyai dampak bagi kesehatan. Maka dari itu, kita perlu belajar dari beliau, tentang segala hal karena nabilah satu-satunya jaminan idola terbaik baik bagi manusia, bahkan dalam hal tidur pun beliau memberikan contohnya bagi kita, sebagaimana hadits yang berasal dari Ubay berikut.

Dari Ubay bin Ka’ab bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian pergi ke tampat tidurnya, maka hendaknya mengambil ujung bajunya dan hendaklah mengibaskannya ke kasur, dan apabila hendak berbaring, maka hendaklah berbaring ke sisi kanannya, dan hendaklah membaca, ‘Maha Suci Engkau wahai Tuhanku dengan nama-Mu aku meletakkan lambungku, jika Engkau akan mecabut nyawaku maka ampunilah, dan jika tidak maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang shalih’.” (Muttafaq alaih).

Itulah posisi tidur yang selalu digunakan oleh Rasulullah, makhluk yang sangat mulia. Dan mengenai posisi tidur miring ini dijelaskan secara ilmiah oleh Prof.Dr.dr Franky Febrianto Halim Phd.Spgt dalam laman media sosial yang di unggah akun Belajar Pengobatan Tradisional Chinese Medicine menjelaskan secara gamblang manfaat dari tidur miring ala Rasulullah tersebut.

“Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yang benar & tepat” tulisnya

Dia juga menambahkan bahwa “Ukuran paru2 sebelah kiri lebih kecil daripada paru2 sebelah kanan. Karena itu, jantung menahan beban yang lebih sedikit dan lever pun berada dalam kondisi stabil dan tidak menggantung”.

“Lambung juga berada dalam kondisi nyaman. Posisi seperti ini membantu mempercepat proses pengosongan lambung”.

“Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan metode medis yg paling disarankan. Posisi ini juga memudahkan sekresi yg berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri.

“Seringnya terjadi pembengkakan paru-paru sebelah kiri (dan bukan paru-paru sebelah kanan) disebabkan oleh posisi bronkus yg berbeda. Bronkus sebelah kanan posisinya menyamping sehingga lendir mudah dikeluarkan, sedangkan bronkus sebelah kiri posisinya vertikal sehingga lendir lebih sulit dikeluarkan, sebab harus di dorong ke atas. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penimbunan lendir di batang tenggorokan yang mengakibatkan pula munculnya gangguan pada paru-paru dan organ pengeluaran misalnya ginjal. Karena itu pengobatan paling mutakhir utk mengatasi masalah tersebut adalah tidur dgn posisi miring ke kanan” jelasnya.

Lebih jauh, Franky merinci manfaat tidur miring ke kanan diantaranya:
1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri.
2. Mengurangi beban jantung.
3. Mengistirahatkan lambung.
4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.
5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
6. Merangsang buang air besar (BAB).
7. Mengistirahatkan kaki kiri.
8. Menjaga kesehatan paru-paru.
9. Menjaga saluran pernafasan.

Itulah beberapa manfaat dari tidur miring yang diajarkan oleh Rasululloh 15 abad yang lalu, akan tetapi terkadang kita gengsi dan tidak tahu maksud dari apa yang dicontohkan Nabi kita, kita lebih suka meniru idola semu kita dari kalangan artis dan politisi. (cr/Abdul_K)