logo


Polemik Area Publik Pantai, LHK Angkat Bicara

Berikut penjelasanya
321 View

Polemik Area Publik Pantai, LHK Angkat Bicara
Lalu Husnan Karyadi_Tajuklombok/istimewa

TAJUKLOMBOK. COM –Tak bisa dimungkiri kalau Indonesia menyimpan kekayaan wisata yang tak ada habisnya. Bahkan, eksotisme wisata alam di Indonesia pun terdengar hingga ke mancanegara. Salah satu destinasi yang menarik perhatian wisatawan adalah pantai-pantai yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.

Lembutnya pasir putih, birunya langit dan air laut, serta gelombang ombak mampu mengusir penat seketika.

Geografis Wisata bagian selatan Lombok Timur merupakan anugerah yang di karunia Tuhan. Namun sayang, banyak kawasan penuh dengan rezim pertanahan yang membuat kawasan pantai selatan menjadi timpang tindih sehingga pengembangan wisata tidak maksimal. 

Atas kondisi tersebut, L. Husnan Karyadi Anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi PPP yang duduk di komisi ll dan terpilih melalui  Dapil ll angkat bicara. 

LHK (sapaan akrabnya : red) menanggapi terkait batas zona wisata maupun batas area publik yang menjadi perhatian masyarakat pengelola Pantai akhir-akhir ini. Menurutnya, hingga saat ini belum ada aturan jelas mengenai hal tersebut.

"Kami belum memastikan, karena RTRW Prov/Peraturan tentang kawasan serta batas wisata ini belum ada urunan aturan. Sehingga  sementara ini kita tidak bisa untuk menekan dinas terkait untuk mastikan area publik, kuhusus wisata," katanya saat  dtemui di ruang kerjanya, Rabu (29/12/20).

Ia hanya bisa berharap 2021, RTRW/Prov tentang zona kawasan wisata dan batas area publik bisa diselesaikan pemerintah bulan Januari-Februari.

"Semoga tahun 2021, urunan peraturan RTRW dari provinsi ini sudah di tetapkan. Barulah kami lleluasa bisa totalitas, dan berupaya terkait jika ada persoalan, apa lagi tentang wisata," harapnya menandaskan.  (TL/Red).          
 
Laporan : Yayan

Editor : Amaq Auliya