logo


Pondasi Puskesmas Ambruk, Biaya Selangit Mutu Amit-Amit

Berikut penjelasanya
694 View

Pondasi Puskesmas Ambruk, Biaya Selangit Mutu Amit-Amit

TAJUKLOMBOK.COM - Lombok Tengah, Pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Batu Jangkih yang diduga menelan biaya selangit namun mutunya amit-amit, ambruk dihempas hujan semalam yang mengguyur Lombok Tengah senin malam.

Atas kejadian tersebut, Aggota Ormas Gong Praje Sasak yang berdomisili di Desa Batu Jangkih Kec. Praya Barat Daya Lombok Tengah L.Hasan Hafis melihat lansung ambruknya pondasi proyek pembangunan puskesmas tersebut yang memang dekat dengan lokasi kediamannya.

Setelah memantau secara langsung, Pria yang akrab disapa Bajang Hasan ini merasa ada yang tidak beres dalam tahapan pengerjaan proyek tersebut.

"Baru hujan satu kali saja sudah ambruk, bagaimana jika hujannya deras dan lama apa tidak semua pondasinya hanyut?" gumam Hasan mempertanyakan. 

Dikatakannya, ia mewakili warga 4 desa selaku pemanfaat dari puskesmas yang sedang di bangun tersebut menghimbau masyarakat turut mengawasi pengerjaannya, dan berharap agar pengerjaan gedung puskesmas benar-benar tidak mengecewakan masyarakat karena akan digunakan nantinya berpuluh-puluh tahun, lagian dana yang dikucurkan oleh Pemda Lombok Tengah tidak main-main nilainya kurang lebih sekitar 5 M. 

"Mari warga Kec. Praya Barat Daya kita sama-sama awasi proses pengerjaan proyek Puskesmas Batu Jangkih ini," ajaknya.

Sementara itu Ketua Umum Gong Praje Sasak NTB Abdul Manan, saat mendengar berita ambruknya pondasi Puskesmas tersebut lansung berkoordinasi dengan anggota Komisi III DPRD Lombok Tengah Rusman untuk mengkonfirmasi terkait carut marutnya proses pengerjaan proyek Puskesmas Desa Batu Jangkih.

"Komisi III akan segera memanggil pihak terkait ke kantor DPRD LOMBOK TENGAH seperti kontraktor, pengawas dan menajer PT yang menang tender," ungkap manan menceritakan hasil koordinasinya, Selasa (14/9/2021).

Ditambahkannya, Pihak Komisi III tidak akan segan mengeluarkan rekomendasi penghentian sementara apabila ditemukan kejanggalan.

"Jika proyek ini dikerjakan tidak serius maka terpaksa Komisi III DPRD Lombok Tengah akan membuat rekomendasi untuk menghentikan sementara proyek tersebut," imbuh Manan menirukan ucapan Rusman.

Lebih jauh, Manan menghimbau kepada kontraktor untuk tidak gegabah dengan pengerjaan gedung ini.

"Maka dari itu tolonglah agar pengerjaan gedung puskesmas ini benar-benar penuh perhitungan dan pertimbangan sehingga nanti nya bisa dimanfaatkan dengan aman dan nyaman oleh warga," tandasnya. (TL/Red).

Editor: Amaq Auliya