logo


Rusunawa Mahasiswa di Lotim Disatroni Maling

Berikut penjelasanya
Jumat, 06 Des 2019, 07:24:19, 158 View

Rusunawa Mahasiswa di Lotim Disatroni Maling
Korban saat melapor ke SPKT Polres Lotim_doc. Kicknews today

TAJUKLOMBOK. COM - Sepuluh orang Mahasiswi di Kabupaten Lombok Timur menjadi korban pencurian di rumah susun mahasiswa (Rusunawa) Pancor Sanggeng, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Jumat dinihari (6|12) sekitar pukul 02.30 wita. Akibatnya sejumlah barang berharga seperti Hand Phone (HP), berlian, Laptop dan sejumlah uang milik mahasiswi tersebut habis digasak kawanan pencuri tersebut. Atas kejadian itu mahasiswa beramai-ramai datang ke kantor Polres Lombok Timur untuk melaporkan kasus pencurian yang menimpanya.

Menurut penuturan korban, Siti Armina Rosidi yang juga Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Lombok Timur mengatakan, bahwa dirinya mengetahui ada pencurian sekitar pukul 02.30 wita. Setelah mendengar ada bunyi orang turun dari atas Genteng.

“Ia langsung melihatnya kamarnya, tidak tahunya Hand Phone (HP), berlian, Laptop dan uang tidak ada, dengan melihat keadaan sekitarnya,” jelasnya.

Dikatakan, pencuri sekitar tiga orang dengan cara naik keatas lantai dua Rusunawa untuk melakukan aksinya. Sedangkan pada saat itu kebutulan dirinya sedang melaksanakan tugas kuliah, lalu ketiduran.

“Kami melihat pelaku turun dari atas lantai dua, sehingga kami langsung turun menyebar dan mencari pelaku, akan tapi tidak ketemu,” kata Siti.

Bahkan tidak itu saja, lanjutnya, pihaknya juga meminta bantuan kepada warga sekitarnya untuk mengejar pelaku, akan tapi tidak berhasil.

“Atas kejadian ini kami langsung melaporkan ke Polisi untuk segera ditangkap pelakunya,” pinta korban lainnya, Nida yang didampingi korban lainnya saat memberikan keterangan di kepada petugas di SPKT Polres Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur melalui Kepala SPKT, IPDA Anhar saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mahasiswi yang mengalami kemalingan di Rusunawa Pancor Sanggeng Jumat dinihari.

“Laporan akan kami teruskan ke Reskrim untuk ditindaklanjuti guna dilakukan pengembangan penyelidikan guna menangkap pelaku,” pungkasnya. (kicknews.today/TL/Red).