logo


Sambut Era 4.0, NWDI Loteng Launching SIDARA

Berikut penjelasanya
254 View

Sambut Era 4.0, NWDI Loteng Launching SIDARA

TAJUKLOMBOK. COM - Memasuki revolusi industri 4.0 yang terfokus pada perkembangan dunia digital dan internet (Internet of Things). Berbagai inovasi seperti robot yang terhubung ke internet, AI, cloud computing, dan sebagainya berkembang pesat di era ini.

Teknologi baru yang belum pernah ada sebelumnya seperti ojek online, tarik tunai lewat ponsel, sampai warung digital pun bermunculan di era revolusi industri terbaru. 

Melihat peluang tersebut, Lajnah Pondok Pesantren PD NWDI Lombok Tengah tak mau ketinggalan dan langsung tancap gas dengan merilis aplikasi pendataan yang bersinggel SIDARA (Sistem Informasi Data Madrasah) PD NWDI Lombok Tengah yang mengambil sentral di Ponpes Al-Hannaniyah NWDI Sebenge Panjisari Praya, Sabtu (17/07).

"Dengan adanya aplikasi ini diharapkan kita mendapat data valid madrasah yang berafiliasi ke NWDI," kata TGH. M. Syatibi, QH, SHI Selaku Ketua Lajnah Pondok Pesantren PD NWDI dalam sambutannya.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Lombok Tengah ini menandai bangkitnya PD NWDI Lombok Tengah yang selama ini dianggap tidak ada.

"Perbedaan SIDARA dengan Google Form terletak pada klaim kepemilikan, jadi ketika melakukan pendataan memakai Google Form maka otomatis jadi milik Google," jelas M. Luthfi Indrawan, ST. Sang Perancang SIDARA.

Ia juga menambahkan bahwa kebanyakan dari kita tidak menyadari arti penting dari sebuah data.

"Google itu kaya karena memiliki Big Data," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PD NWDI TGH. Habib Ziadi Tohir, M. Pd yang datang terlambat karena menghadiri Silaturrahmi dengan Kapolres Lombok Tengah, meski sebelum berangkat menyempatkan diri meninjau persiapan Launching.

Ia sangat mengapresiasi inovasi yang di lakukan oleh kepengurusan NWDI yang baru, terutama Lajnah Pondok Pesantren didalam menjaga data-data madrasah yang penting.

"Siapa yang memegang data, dialah yang memegang dunia," ungkapnya mengutip sebuah pepatah.

Dikatakannya, dengan sebab itulah data itu menjadi sangat mahal.

"Maka syukur ada inovasi-inovasi yang menghimpun dan menjaga data-data penting dari madrasah kita," imbuhnya. 

TGH Habib Ziadi menegaskan sekaligus memberikan pesan bahwa jangan sampai data-data yang kita simpan itu di curi oleh orang lain, dikarenakan banyak siber-siber yang tidak bertanggung jawab untuk meretas data.

"Jangan sampai kita lengah dengan data- data kita, jangan sampai ada orang yang mengambil kesempatan untuk meretas dan mencuri data pribadi untuk membobol rekening kita," pesannya.

Ia mendoakan semoga SIDARA ini menjadi berkah dan bermanfaat untuk NWDI.

"Ini adalah inovasi awal kita di Lombok Tengah. Insya Allah di kepengurusan kita ajak rekan-rekan untuk berlatih lebih giat lagi berfastabiqul khairat," tandasnya. (TL/Red).

Laporan : M Sya'roni

Editor : Amaq Auliya