logo


Selain Solat, ini Amalan yang di Sunnahkan saat Gerhana

Berikut penjelasanya
478 View

Selain Solat,  ini Amalan yang di Sunnahkan saat Gerhana
Ilustrasi_internet stock

TAJUKLOMBOK. COM - “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044)

Gerhana matahari cincin diperkirakan bakal terjadi pada Kamis, 26 Desember 2019. Ada beberapa wilayah di Indonesia yang bisa menikmati hadirnya fenomena alam tersebut, termasuk kota Mataram yang dikabarkan menjadi salah satu lokasi tersebut. 

Sholat sunnah gerhana merupakan amalan yang amat dianjurkan oleh nabi apabila gerhana sedang berlangsung. 

"Bila kamu melihat gerhana maka sholatlah sebagaimana sholat wajib yang biasa kamu kerjakan," sabda Nabi Muhammad SAW. yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan An Nasai.

Namun, bagaimana jikalau anda sedang berhalangan sebab menstruasi atau berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk sholat?  adakah amalan lain yang bisa dilakukan?

Berdasarkan keterangan Kitab Al-Lu'lu wal Marjan, karya Muhammad Fuad Abdul Baqi, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam hadits Bukhari yang diriwayatkan dari Aisyah RA, menyebut amalan-amalan yang bisa dikerjakan saat terjadinya gerhana baik matahari mau pun bulan. 

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain menjelaskan :

“Disunahkan memperbanyak sedekah pada bulan Ramadhan, terutama pada sepuluh hari terakhir di bulan itu, dan ketika mempunyai kebutuhan, ketika terjadi gerhana, sakit, haji, jihad dan pada beberapa waktu dan tempat yang memiliki keutamaan seperti tanggal 10 Dzulhijjah, hari raya, hari Jumat. Disunahkan juga sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zain Syarah Qurratu ‘Ain, Beirut, Darul Fikr, juz I, halaman 183). 

Selain dua amalan di atas, ada juga amalan lain yang dapat kita lakukan di saat gerhana. Hal ini disebutkan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Muhadzzab sebagai berikut:

Dalam peristiwa itu kita dianjurkan memperbanyak zikir dan ibadah serta melakukan amalan-amalan sunah seperti shalat gerhana bulan. 

Di antara amalan tersebut adalah: takbir, sholat gerhana dan bersedekah.

1. Dzikir

"Rasul menganjurkan saat terjadi gerhana banyaklah berdzikir. Itulah sebabnya banyak dilafalkan takbir saat gerhana seperti hari raya. Bagi perempuan yg sedang tidak sholat maka cukup perbanyak dzikir dengan takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil," kata Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Prof Thomas Djamaludin.

2. Sedekah

Amalan sedekah saat gerhana diriwayatkan dalam Hadist Riwayat (HR) Bukhari dari Aisyah Radiyallahu Anha. Berikut hadist lengkapnya,

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo'alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah."

3. Khutbah

Khutbah dilakukan setelah sholat gerhana yang biasanya dilakukan di tanah lapang, untuk mengetahui saatnya peristiwa tersebut berakhir. Berikut hadist yang menyarankan khutbah usai sholat gerhana disebutkan Imam An-Nawawi,

"Abu Ishaq As-Syairazi berkata, disunahkan khutbah setelah shalat gerhana sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA, Sungguh setelah selesai shalat gerhana, Nabi SAW berdiri dan khutbah di hadapan manusia, kemudian ia memanjatkan puji kepada Allah, dilanjutkan dengan bersabda, 'Matahari dan bulan adalah ayat (tanda kebesaran Allah) dari sekian ayat-ayat Allah Azza wa Jalla. Keduanya tidak akan gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian menyaksikannya, maka shalat dan sedekahlah.'

Dari keterangan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa ada beberapa amalan yang dapat dilakukan saat gerhana sebagai berikut: 1. Shalat gerhana. 2. Bersedekah. 3. Tobat dari maksiat. 4. Mengerjakan kebaikan. 5. Membebaskan budak (zaman sekarang tidak ada budak). 6. Kehati-hatian jangan sampai lalai. 7. Memperbanyak doa. 8. Memperbanyak istighfar. 9. Memperbanyak zikir. Wallahu a’lam. (TL/Red).

Editor: Amaq Auliya