logo


Seorang Wanita Blender Bayinya dalam Mesin Cuci

Berikut penjelasanya
Selasa, 05 Nov 2019, 12:11:03, 10899 View

Seorang Wanita Blender Bayinya dalam Mesin Cuci
Ilustrasi_doc. TribunNews.com

TAJUKLOMBOK. COM - Warga sekitar Jalan Telaga Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Sumatera Selatan digegerkan dengan bayi yang ditemukan di mesin cuci dalam keadaan lemas dan luka. Tidak lama setelah dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut kemudian meninggal dunia.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Indra Sakti mengatakan, ada beberapa bagian tubuh ditemukan luka lecet seperti di bagian bawah hidung dan leher.

"Setelah melakukan pemeriksaan luar hasilnya bayi tersebut tidak ada tanda kekerasan hanya luka lecet di bagian bawah hidung dan leher," kata Indra, Selasa (5/11/2019) seperti yang dirilis sejumlah media.

Diketahui, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut baru berumur satu hari, namun saat ditemukan bayi tersebut baru saja dilahirkan. Diduga, bayi itu sengaja diletakkan dalam mesin cuci oleh ibu kandungnya sendiri yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga.

Mengutip Okezone, penemuan bayi dalam mesin cuci tersebut berawal saat teman pelaku yang sama-sama sebagai asisten rumah tangga mendengar ada tangisan bayi dari dalam mesin cuci.

Teman dan majikan pelaku kemudian membawa bayi mungil itu ke rumah sakit Bhayangkara Palembang sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (4/11/2019) kemarin. Namun, karena kondisi yang sudah memprihatinkan, bayi tersebut tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, mengutip RMOLLampung
yang melansir RMOLSumsel, kejadian berawal saat terduga pelaku yang diketahui merupakan asisten rumah tangga di rumah tersebut masuk ke kamar mandi, setelah beberapa lama pintu kamar mandi diketuk oleh saksi Dedek Wulandari yang menanyakan pelaku yang lama di kamar mandi.

Saat itu Sutina mengaku mengalami sakit perut dan ia meminta tolong kepada saksi Sulastri, sesama asisten rumah tangga untuk diambilkan handuk serta pakaian. Tak lama kemudian Sutina keluar kamar mandi dan langsung naik ke lantai dua lalu masuk ke kamar mandi yang ada di dalam kamar.

Setelah keluar dari kamar mandi, saksi melihat Sutina dalam keadaan pucat dan kemudian saksi Sulastri membawanya, kemudian Sutina dibawa oleh saksi Anisa untuk pergi berobat dengan mengendarai mobil.

Sebelum pergi, saksi Sulastri dan Dedek kembali ke kamar Sutina untuk mencari kartu identitas pelaku dan di dalam kamar saksi mendengar suara dari dalam mesin cuci di dalam kamar mandi.

Curiga dengan hal itu saksi Dedek dan Sulastri mendekati, karena tambah curiga, keduanya memanggil saksi Lendi Ardiansyah yang langsung melihat ke dalam mesin cuci. Saksi menemukan bungkusan kantong plastik dibalut handuk dan setelah dikeluarkan ternyata berisi sesosok bayi laki-laki.

Melihat hal itu saksi langsung membawa bayi berjenis laki-laki dengan kondisi sangat memprihatinkan tersebut ke Rumah Sakit Siloam. Namun setelah beberapa jam mendapat perawatan, nyawa bayi malang itu tak bisa diselamatkan.

Tim Forensik RS Bhayangkara Palembang dr Indra menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya menemukan luka lecet di bibir dan leher kiri bayi.

Persalinan dilakukan secara normal. Di tubuh korban ditemukan luka lecet,” ucap dr Indra. (TL/Red).