logo


Siaga La Lina, Pemda Lobar dan Sejumlah Stakeholder Bersihkan Ranting Pohon

Berikut penjelasanya
56 View

Siaga La Lina, Pemda Lobar dan Sejumlah Stakeholder Bersihkan Ranting Pohon
Anggota BPBD Lobar saat membersihkan dahan dan ranting yang bisa membahayakan guna mengahadapi bencana_foto ofik TL

TAJUKLOMBOK.  COM - Lombok Barat, Mengantisipasi terjadinya Bencana alam akibat Hujan Lebat, angin Kencang dan Pohon tumbang, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bekerja sama dengan semua Stakeholder seperti, Disperkim TNI-Polri, BPBD, DLH, PUPR, Pol PP, Dishub dan PLN Lakukan Pemangkasan Ranting Pohon di sepanjang jalan dari bundaran gerung menuju arah perempatan dasan cermen. (17/11/2020). 

Kadis Perkim Lombok Barat, H. Lalu. Winengan Haris Menjelaskan, Kegiatan penebangan dan Pemangksan ranting pohon pada hari ini dari Bundaran gerung menuju arah perempatan dasan cermen untuk mengantisi pasi dampak Terjadinya Bencana alam di Kabupaten Lombok Barat. 

"Setelah Kami lakukan evaluasi beberapa hari kemaren bencana alam akibat pohon tumbang, angin kencang dan hujan besar banyak terjadi di beberapa titik di Lombok Barat, Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Bekerja sama dengan semua stakeholder bergerak bersama untuk mengantisipasi bencana alam dan jangan sampai ada korban," tuturnya.

Selain itu Kadis Perkim berharap kepada semua masyarakat, Masyarakat tidak hanya menonton tapi ikut bekerja bersama-sama dengan pemerintah karena ini bukan hanya pekerjaan pemerintah tetapi ini adalah pekerjaan bersama untuk itu yan paling penting adalah kepedulian dari masyarakat, Tutupnya. 

Senada dengan Kadis Perkim, Kalak BPBD Lombok Barat Mahnan Menyampaikan, Menindak Lanjutin Apel Siaga Menghadapi La Nina Karena sudah mulai memasuki musim hujan dan perkiraan BMKG Curah hujan di NTB sejak bulan November ini sudah mulai tinggi.

Untuk Mengantisipasi Dari Dampak Musim Hujan tersebut dengan Banyaknya Pohon Tumbang, Terutama di jalur Utama Karna beberapa hari terakhir ini pada hari minggu kemaren sudah banyak korban, terutama di Kota Mataram dan Lombok Barat itu di jalur TGH. Lopan Labuapi itu sudah banyak tumbang.

"Pada rapat koordinasi kemaren kami memutuskan untuk segera memangkas ranting pohon dan bila perlu Kita Potong Pohonnya yang mengancam masyarakat pengguna jalan yang melintasi di jalan tersebut untuk itu hari ini kita mengerahkan sekitar 150 personil yang terdiri dari TNI-Polri BPD Perkim Pol PP Dishub dan tidak kalah pentingnya juga keterlibatan dari teman-teman PLN karna jalur yang kita pangkas hari ini banyak dilalui oleh jaringan listrik sehingga untuk jadwal hari ini kita kordinasi dengan PLN untuk melakukan pemadaman," punkasnya.

Ia juga menambahkan, untuk pengalihan arus juga harus di dukung oleh penggunaan jalan, supaya tidak mengganggu aktivitas Pemangksan Ranting dan Pemotongan pohon, untuk berikutnya besok kita akan bergerak dari Bundaran menuju arah lembar dan hari Jum'at kita akan bergerak dari Bundaran menuju arah BIL, Selama tiga hari berturut-turut dan kita akan evaluasi apapa kendala di lapangan shingga apa yang kita lakukan hari ini bisa maksimal. 

Di tempat yang sama Dandim 1606/Lombok Barat Kolonel. Armed Gunawan Menyampaikan, Kami dari TNI dengan rekan-rekan kepolisian Bersama BPBD, Dinas Perkim, Pol PP, Dishub dan PLN, Pada hari ini sampai beberapa hari kedepan sedang melaksanakan kegiatan pemotongan pohon-pohon yang membahayakan warga ataupun bakal mengganggu pengguna jalan seandainya terjadi cuaca Extrim, Karena Beberapa hari kedepan diperkirakan terjadi hujan deras dan angin kencang di NTB. 

"Hari ini dan Beberapa hari kedepan kita akan melanjutkan peroses penebangan pohon sesuai dengan hasil rapat evaluasi yang sudah kita laksanakan beberapa hari di Kabupaten Lombot Barat, tentu saja dengan pelaksanaan hari ini sudah mempertimbangkan paktor keamanan dan keselamatan sehingga kita melibatkan rekan dari PLN untuk mematikan arus listrik termasuk tenknis penebangan nya pun sesuai prosedur keamanankeamanan,  sehingga diharapkan niat baik kita untuk mengamankan, Menyelamatkan warga dalam mitigasi bencana tidak menimbulkan masalah yang lain," tutupnya. (TL/Red)

Laporan : Ofik

Editor  : Amaq Auliya