logo


Siswa Gemilang SMAN 1 Jonggat Torehkan Prestasi Olympiade Hongkong dan Thailand

Berikut penjelasanya
117 View

Siswa Gemilang SMAN 1 Jonggat Torehkan Prestasi Olympiade Hongkong dan Thailand
Siswa SMAN 1 Jonggat yang meraih prestasi di Hongkong dan Thailand_foto doc. Grafikanews.com

TAJUKLOMBOK. COM - Pandemi covid-19 bukan halangan bagi siswa SMAN 1 Jonggat dalam menorehkan prestasi gemilang. Tak tanggung-tanggung, lima siswa-siswinya berhasil menyabet gelar juara olimpiade di dua negara sekaligus yakni Hong Kong dan Thailand yang diikuti secara daring.

Mengutip grafikanews.com, Anggi Saputra, siswa berprestasi dalam ajang Olimpiade Matematika Internasional Hong Kong menuturkan bahwa ia merasa sangat senang dan termotivasi bisa mendapatkan juara di ajang Olimpiade Matematika Internasional ini.

"HKIMO ( Hong Kong International Mathematical Olympiad ) Big Bay Bei 2021 pesertanya berasal dari berbagai negara. Ada Tiga orang siswa dari SMAN 1 Jonggat yang mewakili Indonesia. Anggi Saputra, Laela Wasi'i, dan I Gede Suryadana, masing-masing mendapatkan medali Perunggu" jelasnya kepada grafikanews.com.

Sementara untuk TIMO (Thailand International Mathematical Olympiad), SMAN 1 Jonggat mengikut sertakan empat orang siswa. Sebagai perwakilan dari Indonesia, Hamdani, mendapatkan Medali Perak, Serly Agustina, Laela Wasi'i, dan I Gede Suryadana masing-masing mendapatkan perunggu.

"Tentu kami sangat senang bisa membanggakan orang tua dan sekolah karena bisa mendapat juara di Olimpiade Matematika Internasional ini. Semoga dapat memotivasi adik-adik yang lain" tutur Serly, siswi SMAN 1 Jonggat berprestasi yang bercita-cita menjadi Dokter kelak.

Sementara itu, Dr. Dian Iskandar Jaelani, MA, Kepala SMAN 1 Jonggat menyatakan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah diraih. Hal ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi siswa yang bersangkutan tapi juga orang tua, sekolah, daerah bahkan dalam scope yang lebih luas membanggakan masyarakat Indonesia.

"Pencapaian ini juga mampu menumbuhkan jiwa kompetisi dalam diri bangsa Indonesia untuk bersaing di dunia internasional. Ajang ini bahkan menjadi sarana mengomunikasikan Indonesia pada negara lain. Kemenangan ini menurut kami menjadi bukti bahwa siswa-siswa SMAN 1 Jonggat adalah pelajar potensial dan tidak kalah dengan pelajar lain dari daerah-daerah lain bahkan tidak kalah dari negara-negara lain yang selama ini disinyalir memiliki kualitas pendidikan lebih baik dari kita" jelas pria yang menyelesaikan pendidikan dasarnya di MI NW Lendang Batah tersebut.

Sebagai generasi bangsa di era milineal, mereka perlu dibimbing dan diarahkan sebagai calon-calon pemimpin masa depan. Prestasi ini harus menjadi tradisi sains yang akan sekolah kembangkan terus menerus, dan sekolah telah berikhtiar mewujudkan ini dengan ragam program dan kerjasama dengan institusi lain untuk memastikan prestasi menjadi tradisi di SMAN 1 Jonggat.

Dr. Dian juga menambahkan, sebagai institusi pendidikan, SMAN 1 Jonggat tentu berharap apa yang diraih oleh siswa-siswa kita ini menjadi motivasi bagi siswa yang lain untuk juga berprestasi diberbagai bidang kompetisi.

"Prestasi ini, akan sekolah jadikan sebagai bahan pemetaan untuk terus menggali potensi siswa yang kemudian akan kita rumuskan menjadi program akademik dan kebijakan-kebijakan sekolah yang arah orientasinya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya peserta didik SMAN 1 Jonggat agar terus berprestasi diberbagai level kompetisi" imbuh alumni Mu'allimin NW Pancor yang pernah satu kelas dengan TGB ini.

SMAN 1 Jonggat adalah sekolah potensial, sehingga siswa dan guru akan terus didorong untuk meningkatkan kapasitas maupun kualitas diri. Selain itu, sekolah juga akan memberikan apesiasi berupa "reward" kepada siswa yang berprestasi serta akan dijadikan duta sekolah. Mengikuti ajang kompetisi adalah wadah aktualisasi diri, sedangkan pencapaian prestasi adalah konsekwensi logis dari hasil kerja keras dan ketekunan. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya