logo


Tari Sasambo Hiasi Pagelaran HSN di Islamic Center

Berikut penjelasanya
Rabu, 23 Okt 2019, 00:35:21, 839 View

Tari Sasambo Hiasi Pagelaran HSN di Islamic Center
Tim Tari Sasambo MA Sabilirrosyad NW Barabali_Tajuklombok. Com/Na Sweety

TAJUKLOMBOK. COM - Momentum peringatan hari santri 22 Oktober 2019 dirayakan dengan suka cita oleh sekitar 1500 santri yang datang dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) se-Pulau Lombok dan memadati halaman samping Masjid Hubbul Wathan Kota Mataram, Selasa 22 Oktober 2019.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Provinsi NTB ini diisi dengan berbagai kegiatan pesta santri mulai dari gelaran pawai santri, marawis, pertunjukan seni tari Sasambo yang dibawakan oleh santri MA Sabilirrosyad NW Barabali, seni bela diri santri serta berbagai kegiatan lainnya.

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Provinsi NTB, TGH Fauzan Zakaria Amin, mengungkapkan kegiatan perayaan hari santri ini merupakan bagian dari konsolidasi santri seluruh Indonesia dalam mengenang peran santri dalam memerdekakan NKRI dari cengkeraman penjajahan.

"Dan pada hari ini kita tegaskan para santri ingin menegaskan perannya dalam ikut serta mengelola hasil kemerdekaan ini secara optimal," tegas pria yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB.

Pelaksanaan perayaan hari santri sendiri menurutnya tidak melibatkan dan tidak mengundang pejabat di pemerintahan baik di Pemprov NTB maupun lainnya

"Sebab kegiatan ini adalah dari santri dan untuk Negeri. Jadi kita tidak mengundang pejabat Pemda agar betul-betul santri itu bebas dan merdeka mengekspresikan segala obsesi dan cita-cita mereka untuk Negeri," tegasnya.

Dalam kegiatan ini juga, dikatakannya, pesan moderasi Islam begitu kuat ditonjolkan guna membangun Indonesia yang lebih aman dan damai.

"Menguatkan karakteristik bangsa dengan menjadi tauladan, pembimbing bagi seluruh masyarakat dalam menguatkan karakter masyarakat demi terwujudnya akhlak kehidupan yang baik. Menyebarkan pesan toleransi antar ummat beragama. Penegakan keadilan, persaudaraan dan kemanusiaan internasional" ujarnya.

Dalam aspek kedaerahan menurutnya banyak program Pemda yang bisa melibatkan santri sebagai public relation dalam menyukseskan program seperti zero waste, pariwisata halal, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Santri, Hj Enok Muthi'ah, Lc.,MA., mengungkapkan kegiatan perayaan hari santri ini diikuti oleh sekitar 70 pesantren yang ada di Pulau Lombok. 

"Jadi ada sekitar 1500 santri ditambah Alumni Al Azhar yang hadir memeriahkan perayaan santri ini," pungkasnya. (TL/Red).