logo


Terduga Pemerkosa Bocah 10 Tahun, Ijin Solat Sebelum Ditangkap

Berikut penjelasanya
213 View

Terduga Pemerkosa Bocah 10 Tahun, Ijin Solat Sebelum Ditangkap
Al (47) terduga pemerkosa bocah yang ijin solat sebelum ditangkap sembari terus diawasi kepolisian_foto doc. iNews.id

TAJUKLOMBOK. COM - Jika nafsu sudah mencapai ubun-ubun, maka segala cara dilakukan untuk melampiaskannya. Hatta harus menerobos rambu-rambu adat, kemanusiaan bahkan agama sekalipun.

Apalagi berbicara nafsu seksual, terkadang manusia sudah tidak mempedulikan statusnya, yang penting hasrat tersalurkan perbuatan dosa sekalipun dianggap amal jariyah, seperti yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial Al (47), yang menyandang gelar ustaz di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diduga memperkosa bocah perempuan berusia 10 tahun. 

Mengutip iNews.ID, sungguh perbuatan langka, pasalnya sang terduga pelaku menyempatkan diri untuk menunaikan salat saat hendak ditangkap.

"Bahkan saat ditangkap pelaku ini sempat minta izin untuk salat dulu, namun kami tetap mengawasi pelaku sedang salat," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Ardiansyah Rolindo Syaputra, Jumat (30/4/2021) seperti dikutip Tajuklombok dari iNews.ID, Selasa (4/5).

Ardiansyah mengatakan, pelaku ditangkap pada Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Pelaku ditangkap kemarin, kami mengepung rumah pelaku dan menangkapnya setelah mandi," katanya.

Sementara itu, dari pengakuan korban, tindakan bejat ini telah dilakukan sebanyak empat kali. Korban merupakan anak keterbelakangan mental sejak lahir 

"Diduga pelaku memanfaatkan hal itu," kata Ardiansyah.

Lebih lanjut Ardiansyah mengatakan, aksi bejat ini dilakukan AI pada (8/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB di Nagari Koto Baru Kecamatan Padang Sago.

"Saat itu, pelaku menjemput korban ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor, kemudian sampai di Surau Kalarai, pelaku melakukan tindakan asusila kepada korban," katanya.

Ardiansyah menambahkan, setelah melakukan aksi bejat tersebut, korban diantarkan ke rumahnya. Atas ulah bejat pelaku, korban mengalami kesakitan.

"Korban mengalami sakit saat buang air kecil," katanya.

Korban kemudian melapor ke orang tuanya. Lantaran tak terima, korban dan keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Padang Pariaman.

Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Gagak Hitam Polres Padang Pariaman gabungan dengan Unit PPA Polres Padang Pariaman melakukan penyelidikan terhadap laporan polisi. Kemudian polisi mengendus keberadaan pelaku sedang berada di rumahnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Padang Pariaman untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (TL/Red).

Editor : Amaq Auliya

Berita ini sudah tayang di iNews.id dengan judul "Diduga Perkosa Bocah Perempuan, Ustaz Ini Sempatkan Salat saat Ditangkap Polisi"