logo


Universitas Hamzanwadi Resmi Dijadikan LPD

Berikut penjelasanya
1863 View

Universitas Hamzanwadi Resmi Dijadikan LPD
Ummi Hj. Dr. Siti Rohmi Djalilah

TAJUKLOMBOK. COM - Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Permendikbud No. 6/2018  menyebutkan bahwa jabatan kepala sekolah (pendidikan dasar-menengah, vokasional, dan pendidikan luar biasa) tidak lagi menjadi tugas tambahan guru melainkan kepala sekolah adalah tugas pokok. 

Tugas sebagai manajer sekolah, pengembangan kewirausahaan dalam konteks pendidikan dan pembelajaran di sekolah, dan suvervisi pendidikan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan merupakan tiga tugas pokok kepala sekolah yang memiliki pengaruh besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui satuan pendidikan di sekolah. 

Sebagai implementasi dari Permendikbud No. 6/2018, Ditjen GTK Kemendikbud, dihadiri oleh TIM Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Kepala Sekolah (LPPKS), P4TK-LPMP se-Indonesia, 109 PTN/PTS LPTK se-Indonesia, Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Propinsi-Kabupaten/Kota se-Indonesia menyelenggarakan Rakor Penguatan Kepala Sekolah dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah, 24-26 Juli di Boutiqe Golden Hotel, Jakarta. 

Selain lokakarya yang membahas substansi Permendikbud No. 6/2018 dan implementasinya, pada kesempatan tersebut dibentuk LPD (Lembaga Pelaksana Diklat) Kepala Sekolah dan Calon Kepala Sekolah, dan penandatangan kerja sama antara masing-masing LPD dengan LPPKS. 

Universitas Hamzanwadi selaku salah satu LPTK dan LPD di NTB bersama UNRAM, UMMAT, dan UNU menandatangani kontrak kerja sama tersebut diwakili oleh Dr. H. Khirjan Nahdi, M, Hum, Wakil Rektor Bidang Akademik, sekaligus sebagai Ketua LPD Universitas Hamzanwadi. 

Dengan kerja sama tersebut, LPD dari LPTK (Universitas Hamzanwadi, UNRAM, UMMAT, dan UNU)  akan menjadi salah satu mitra Pemerintah Daerah (Provinsi-Kabupaten/Kota) dalam upaya peningkatan kualitas kepemimpinan dan manajerial Kepala Sekolah sesuai tugas pokoknya. 

Melalui kerja sama ini, 6 PTN/PTS LPTK di wilayah Bali dan Nusra (Undiksha, Universitas PGRI Bali, LPMP Bali, Unram, Ummat, UNU, Universitas Hamzanwadi, LPMP NTB) menjadi satu rayon penyelenggara di bawah koordinasi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan IPS dan PKn Malang. 

Kepala LPPKS, Prof. Dr. Nunuk Widayanti dalam paparannya menyampaikan harapan bahwa dengan terbit dan diimplementasikannya Permendikbud No. 6/2018 tentang Kepala Sekolah, yang mengatur proses rekrutmen, pengangkatan, penugasan, pembinaan, dan pemberhentiannya menjadi satu acuan legal proses pembinaan karir dan tugas profesional Kepala Sekolah di daerah, dan tidak lagi menjadi tarik menarik kepentingan antara pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui kualitas profesional kepala sekolah. (TL/Red).