logo


Wagub NTB, Lombok-Sumbawa Jadi Pariwisata Prioritas Nasional

Berikut penjelasanya
Rabu, 11 Sep 2019, 17:13:55, 373 View

Wagub NTB, Lombok-Sumbawa Jadi Pariwisata Prioritas Nasional
Foto: Wakil Gubernur NTB, saat menghadiri Rakornas Pariwisata ke-III tahun 2019 Rabu, (11/9-2019) di Ballroom Swiss Hotel PIK Avenue Jakarta._doc. Humasntb

TAJUKLOMBOK. COM - Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menegaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo melalui Kemetrian Pariwisata telah menetapkan Lombok-Sumbawa Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional yang diistilahkan dengan 10 Bali Baru. 

Dari 10 destinasi prioritas nasional ini, diturunkan kembali menjadi 5 destinasi yang disebut sebagai destinasi Super Prioritas. Termasuk KEK Mandalika Resort di pantai Seger Kuta Lombok Tengah, yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi perhelatan balap motor paling bergengsi di dunia, yakni event MotoGP 2021.

Hal tersebut diungkapkan Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi itu saat diberi kesempatan memaparkan potensi pariwisata NTB di hadapan ratusan peserta Rakornas Pariwisata ke-III tahun 2019 Rabu, (11/9-2019) di Ballroom Swiss Hotel PIK Avenue Jakarta. 

Dalam menyambut dan menyukseskan event akbar bertaraf internasional yang menghadirkan jutaan tamu dan wisatawan itu, Wagub Umi Rohmi mengungkapkan pihaknya bersama seluruh stake holder terkait terus bergerak menyelesaikan dan melengkapi berbagai infrastruktur serta fasilitas penunjang yang diperlukan.

"Salah satu infrastruktur yang saat ini terus dikerjakan adalah penyelesaian pembangun Sirkuit dan infrastruktur pendukungnya yang dilengkapi teknologi pemantauan dan pengamanan berteknologi tinggi. 

Infrastruktur lainnya kata Wagub Rohmi adalah penambahan kapasitas bandara internasional Zainuddin Abdul Madjid, penyediaan infrastruktur ICT, penyediaan sarana dan kesiapsiagaan mitigasi bencana, manajemen galian C dan standar galian, pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja terampil, peningkatan kualitas akomodasi, atraksi, dan pelayanan wisata serta manajemen transportasi.

"Sirkuit Mandalika memiliki panjang lintasan 4,32 Km dengan 93,2 ribu kursi serta area terbuka untuk 138,7 ribu penonton", terangnya. Sementara itu, bypass yang akan dibangun dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sampai ke Mandalika sepanjang 17 Km yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020. Pelabuhan Gili Mas Sekotong juga telah siap beroperasi mulai awal tahun 2020, papar Umi Rohmi.

Selain Mandalika, Wagub yang juga ketua BKOW NTB ini memaparkan tentang dua cagar biosfer dunia yang dimiliki NTB yaitu Rinjani dan SAMOTA.

"Ditetapkannya Rinjani dan SAMOTA sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO, maka keharusan bagi kami di NTB untuk sungguh-sungguh memperhatikan lingkungan," tegasnya.

Kami di NTB, lanjut Wagub, menjadikan kebersihan itu menjadi program prioritas melalui program Zero Waste.

"Program Zero Waste ini kami betul-betul masifkan di NTB. Karena kami sadar betul bahwa penanganan sampah ini menjadi sangat krusial dan sangan penting didalam membangun Lombok dan Sumbawa," jelasnya.

Desa-desa di NTB juga, lanjut Wagub Rohmi kita dorong untuk membentuk bank sampah. Terlebih, di 100 desa wisata prioritas yang telah ditentukan.

"Desa wisata yang kami bangun di NTB dibagi kedalam 6 kategori yaitu 9 desa wisata Ekraf, 14 desa wisata budaya, 24 desa wisata alam, 18 desa wisata agro, dan 34 desa wisata bahari," sebutnya.

Rakornas Pariwisata ke-III tahun 2019 yang berlangsung dari 10-11 September 2019 ini mengangkat tema "Pengembangan 5 (lima) Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Hadir membuka Rakornas adalah Menteri Pariwisata RI Bapak Arif Yahya. (Diskominfo NTB/TL/Red).