logo


Waratawan Dikeroyok Massa

Berikut penjelasanya
824 View

Waratawan Dikeroyok Massa
Fahmi saat melaporkan kasusnya

TAJUKLOMBOK.COM - Seorang wartawan media cetak yang bertugas di Lombok Barat dianiyaya sejumlah massa pendukung salah satu calon Kepala Desa di Dusun Kalijaga, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi Lombok Barat yang kalah dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Senin (10/12).

Fahmi yang terdaftar sebagai jurnalis Radar Lombok dikeroyok saat keluar dari rumahnya yang hendak pergi meliput kejadian di Desa Langko, Lingsar, Lombok Barat.

Naas kata Fahmi kepada sejumlah media, di tengah jalan ketika dia sempat terhenti melihat aktivitas warga yang kumpul di jalan raya yang hendak mau ke rumah salah satu tokoh agama yang diduga sebagai pemicu pecahnya suara di empat dusun desa tersebut.

“Secara tiba-tiba, ada warga yang teriak ke saya sambil nunjuk kiri dengan bertanya, Fahmi mau ngapain di sini, kamu mau ngeliput ya? tanya warga yang sekaligus sebagai provokator,” kisah Fahmi.

Tidak hanya itu, dengan nada keras warga ini meminta Fahmi pulang untuk tidak pergi meliput. Warga yang lain terprovokasi dan akhirnya dirinya mulai diserang puluhan massa.

“Ada yang berusaha mengambil dan mau Merusak HP saya, karena diduga saya merekam video atau foto. Saya berusaha mempertahankan diri, namun pukulan melayang di muka saya, mengenai pelipis mata kiri sehingga bengkak,” jelasnya.

Di satu sisi masih ada warga sekitar yang berusaha menenangkan massa dan membawa Fahmi keluar dari kumpulan amukan massa.

“Habis kejadian itu saya kemudian memilih balik mengambil jalan lain untuk keluar meliput ke Langko, karena pekerjaan yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab maka harus saya junjung tinggi,” tuturnya.

Selesai liputan di Langko, sekitar pukul 21.00 WITA, Fahmi yang ditemani beberapa wartawan Lombok Barat lainnya melaporkan kasus penganiyayaan yang dialaminya kepada Kepolisian Resort Lombok Barat untuk mengusut tuntas kasus tersebut. (tl_karim)