logo


Wujudkan Lotim Menuju KLA, Pemda dan LPA Deklarasi Desa Ramah Anak

Berikut penjelasanya
Kamis, 29 Agu 2019, 18:37:48, 190 View

Wujudkan Lotim Menuju KLA, Pemda dan LPA Deklarasi Desa Ramah Anak
Penyerahan sertifikat oleh Kadis Kesehatan kepada 12 Kepala desa yang menuntaskan adminduk_Tajuklombok. Com/Hasevagonzales

TAJUKLOMBOK. COM - Menuju Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemerintah Lombok Timur terus mendeklarasikan sejumlah desa yang ramah anak.

Tapi sejatinya, dalam wewujudkan Lotim menuju KLA tidak sekadar deklarasi. Pasalnya, banyak prasyarat dan tahapan yang harus dijalankan semua elemen terkait untuk mencapai predikat KLA. Toh, wacana ini sudah cukup lama didengungkan di Lombok Timur. Nyatanya, media masih saja memberitakan tentang peristiwa atau kejahatan yang menjadikan anak sebagai objek, dari mulai kekerasan di ranah domestik oleh orangtua terhadap anaknya hingga tindakan serupa mencuat di lembaga pendidikan. Mirisnya, ancaman kejahatan seksual terhadap anak juga masih membayangi.  

Bupati Lombok Timur melalui Kepala Dinas Kesehatan Hasbi Santoso menyatakan komitmen Pemda Lombok Timur terhadap perlindungan anak sudah berlangsung lama.

"Komitmen perlindungan anak dimulai sejak tahun 2017 sejak dideklarasikannya kabupaten Lombok Timur menjadi kabupaten layak anak", katanya saat memberikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Anak Nasional yang dilaksanakan di desa Jurit, Selasa (28/8).

Lebih lanjut, Hasbi menjelaskan keseriusan pemda lotim dalam mempersiapkan Lotim menuju KLA. 

"Pemda Lotim serius menyelenggarakan perlindungan anak, tidak hanya bangunan infrastruktur pendukung juga memperhatikan aspek gizi dan perlindungan, pengasuhan terbaik yang diterima oleh anak anak, semua itu demi terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Lombok Timur," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua LPA (Lembaga Perlindungan Anak) dalam sambutannya,
mengatakan bahwa untuk bisa mewujudkan Lombok Timur menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) harus dimulai dari desa ramah anak. 

"Mimpi mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Lombok Timur akan bisa terwujud jika fokus kebijakan Pemerintah Daerah Lotim menciptakan dan membentuk desa ramah anak," tandasnya.

Acara hari anak ini dirangkaikan dengan deklarasi ramah anak desa jurit beserta perangkatnya dan penyerahan piagam penghargaan kepada 12 desa yang sudah menuntaskan akta 0-18 tahun dengan kisaran rata rata prosentase 78-80%. (TL/Red).

Laporan : Haseva_Gonzales
Editor     : Karim